Langsung ke konten utama

Postingan

𝗗𝗼𝗮 𝗠𝗼𝗵𝗼𝗻 𝗣𝗲𝘁𝘂𝗻𝗷𝘂𝗸 𝗗𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗠𝗲𝗻𝗷𝗮𝗹𝗮𝗻𝗶 𝗛𝗶𝗱𝘂𝗽

𝗗𝗼𝗮 𝗠𝗼𝗵𝗼𝗻 𝗣𝗲𝘁𝘂𝗻𝗷𝘂𝗸 𝗗𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗠𝗲𝗻𝗷𝗮𝗹𝗮𝗻𝗶 𝗛𝗶𝗱𝘂𝗽 اللّهُمّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَرَزُقْنَا اتِّبَاعَهُ وَأَرِنَا الْبَاطِلَ بَاطِلًا وَرَزُقْنَا اجْتِنَابَهُ “Ya Alloh, tunjukkanlah kepada kami kebenaran sehingga kami bisa mengikutinya, dan tunjukkanlah kepada kami kejelekan sehingga kami dapat menjauhinya.” 📌 Doa ini mengingatkan kita untuk selalu meminta petunjuk dari Alloh dalam setiap langkah hidup. Dalam perjalanan hidup yang penuh ujian, kita memohon agar diberikan kemampuan untuk membedakan kebenaran dan kebatilan, serta diberi kekuatan untuk menghindari yang buruk. Mari terus memperbaiki diri, berusaha mengikuti kebenaran, dan menjauhkan diri dari kebatilan. Save & share agar semakin banyak yang mengamalkan doa ini.

Anies Baswedan, tanpa jabatan di IndonesiaTAPI DI PERCAYA MENJADI PENASEHAT KOTA RIYADHOLEH PEMERINTAH ARAB SAUDI

Tiga hari terakhir di Riyadh, Arab Saudi, berpartisipasi dalam Riyadh Competitiveness Forum (RCF). Sejak tahun lalu ikut mendapat amanah sebagai anggota Dewan Penasihat dari Komisi Kerajaan untuk Kota Riyadh (RCRC - Royal Commission for Riyadh City). Kali ini, anggota dewan penasihat RCRC berkumpul dalam acara RCF untuk ikut berbagi pengalaman dan memberikan masukan strategis guna meningkatkan daya saing kota Riyadh. Datang bersama @karsa.citylab di sini, bertukar pikiran dengan sesama dewan penasihat yang berasal dari berbagai negara. Diskusi yang kaya ini dilakukan bersama dengan tim dari pemerintah kota Riyadh dan Kerajaan Arab Saudi. Senang dan terhormat bahwa Riyadh bersemangat belajar dari kota-kota dunia, dengan Jakarta sebagai salah satu tolok ukur yang dianggap sukses melakukan transformasi transportasi publik terintegrasi. Inilah salah satu wujud semangat Jakarta sebagai kota global, tak hanya jadi tuan rumah di negeri sendiri tapi jadi tamu memesona di panggung d...

𝗔𝗺𝗮𝗹 𝗷𝗮𝗹𝗮𝗻, 𝘁𝗮𝗽𝗶 𝗮𝘁𝘁𝗶𝘁𝘂𝗱𝗲 𝗯𝗲𝗿𝗮𝗻𝘁𝗮𝗸𝗮𝗻وَهُوَ

𝗔𝗺𝗮𝗹 𝗷𝗮𝗹𝗮𝗻, 𝘁𝗮𝗽𝗶 𝗮𝘁𝘁𝗶𝘁𝘂𝗱𝗲 𝗯𝗲𝗿𝗮𝗻𝘁𝗮𝗸𝗮𝗻 وَهُوَ ابْنُ جَعْفَرٍ - عَنِ الْعَلاَءِ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏"‏ أَتَدْرُونَ مَا الْمُفْلِسُ ‏"‏ ‏.‏ قَالُوا الْمُفْلِسُ فِينَا مَنْ لاَ دِرْهَمَ لَهُ وَلاَ مَتَاعَ ‏.‏ فَقَالَ ‏"‏ إِنَّ الْمُفْلِسَ مِنْ أُمَّتِي يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِصَلاَةٍ وَصِيَامٍ وَزَكَاةٍ وَيَأْتِي قَدْ شَتَمَ هَذَا وَقَذَفَ هَذَا وَأَكَلَ مَالَ هَذَا وَسَفَكَ دَمَ هَذَا وَضَرَبَ هَذَا فَيُعْطَى هَذَا مِنْ حَسَنَاتِهِ وَهَذَا مِنْ حَسَنَاتِهِ فَإِنْ فَنِيَتْ حَسَنَاتُهُ قَبْلَ أَنْ يُقْضَى مَا عَلَيْهِ أُخِذَ مِنْ خَطَايَاهُمْ فَطُرِحَتْ عَلَيْهِ ثُمَّ طُرِحَ فِي النَّارِ ‏"‏ ‏.‏ "Tahukah kalian siapa yang disebut muflis?" Mereka (para sahabat) menjawab: "Muflis di antara kami adalah orang yang tidak memiliki dirham dan tidak memiliki harta." Beliau (Nabi ﷺ) bersabda: "𝙎𝙚𝙨𝙪𝙣𝙜𝙜𝙪𝙝𝙣𝙮𝙖 𝙢𝙪𝙛𝙡𝙞𝙨 𝙙𝙖𝙧𝙞 𝙪𝙢𝙖𝙩𝙠𝙪 𝙖...

𝒦𝒾𝓈𝒶𝒽 𝒫𝑒𝓇𝓉𝑒𝓂𝓊𝒶𝓃 𝒫𝑒𝓇𝓉𝒶𝓂𝒶 𝐻𝒶𝒷𝒾𝒷 𝒜𝓁𝒾 𝐵𝑒𝓇𝓈𝒶𝓂𝒶 𝐻𝒶𝒷𝒾𝒷 𝒰𝓂𝒶𝓇

Pada tahun 1993, Habib Ali menghadiri sebuah majlis perkahwinan di Bondowoso, Indonesia. Sebelum pulang, Habib Ali mendapat perkhabaran bahawa keluarga Ben Hafidz akan datang ke Bondowoso. Habib Ali menunda perjalanan pulang ke Jakarta kerana ingin bertemu dengan keluarga tersebut. Ketika itu, Habib Ali masih belum mengenali Habib Umar. Setibanya Habib Umar di Bondowoso, Habib Ali berpeluang bertemu dengan beliau secara khusus. Pada waktu itu, Habib Umar bertanyakan soalan dalam Bahasa Arab, dan Habib Ali menjawabnya dalam Bahasa Arab juga, kerana mempunyai sedikit kebolehan dalam bahasa tersebut.  Lalu Habib Umar bertanyakan kepada Habib Ali:  “MasyaAllah, Anta belajar Bahasa Arab? Di mana?” “Ya, di Pondok” jawab Habib Ali. “Mahu belajar di tempat saya? Selepas setahun dua, pergilah ke mana sahaja anta mahu pergi.” “Kalau saya pergi dengan antum, saya pergi Habib” jawab Habib Ali secara spontan.  Kata Habib Umar, “Ahlan Wa Sahlan”. Sebelum pulang, ayah Habib ...

keakraban dua ulama besar yang dikenal karena kedalaman ilmu dan pengabdiannya kepada umat

keakraban dua ulama besar yang dikenal karena kedalaman ilmu dan pengabdiannya kepada umat Foto ini menampilkan keakraban dua ulama besar yang dikenal karena kedalaman ilmu dan pengabdiannya kepada umat. Keduanya merupakan murid terkemuka dari sang Al-Arif Billah, Abah Guru Sekumpul (Tuan Guru Haji Muhammad Zaini bin Abdul Ghani). Di sebelah kanan, Guru Gambut, sosok ulama yang dikenal sangat lekat dengan ceramah-ceramah yang menyejukkan sekaligus mudah dicerna masyarakat luas. Sebagai pengasuh Pondok Pesantren Al-Mursyidul Amin di Gambut, beliau mewariskan semangat dakwah yang ceria namun sarat makna. Di sebelah kiri, tampak Guru Kapuh dengan ciri khas kesahajaannya. Sebagai pengasuh Majelis Taklim Al-Hidayah di Kandangan, beliau dikenal sebagai ulama yang teguh menjalankan metode dakwah yang teratur dan mendalam. Dedikasi beliau dalam meneruskan ajaran Guru Sekumpul—terutama dalam pembacaan kitab-kitab klasik—telah menjadikan wilayah Kapuh sebagai pusat ilmu yang menerang...

Empat ulama dari orang tua yang sama

Empat ulama dari orang tua yang sama dan dari 9 bersaudara mereka adalah KH Mahfudz Amin (pengasuh pertama pondok pesantren Ibnul Amin Pamangkih ) , KH Abdul Aziz, KH Muhammad Zuhdi (penyusunan kitab fiqih risalah tangga pelajaran ibadah) ,Dan KH Asnawi  Mereka semua lahir dari pasangan Tuan Guru Haji Muhammad Ramli dan Hj.Shabariyah. Mari kita hadiahkan bacaan alfatihah untuk mereka semua dan guru² kita lainnya , juga untuk orang tua kita ..  Al Fatihah

LAUTAN JAMAAH PADATI MARTAPURA HAUL GURU SEKUMPUL

Haul Guru Sekumpul merupakan peringatan wafat ulama kharismatik Kalimantan Selatan, ΚΗ Muhammad Zaini Abdul Ghani, yang setiap tahunnya dipusatkan di kawasan Sekumpul. Kegiatan religius ini menjadi salah satu perhelatan keagamaan terbesar di Indonesia karena mampu menarik jutaan jamaah dari berbagai daerah hingga mancanegara untuk mengikuti doa bersama, dzikir, dan mengenang keteladanan sang ulama yang dikenal dekat dengan masyarakat. Puncak pelaksanaan haul biasanya berlangsung di Musholla Ar-Raudhah, tempat yang semasa hidup menjadi pusat dakwah Guru Sekumpul. Acara yang digelar setiap 5 Rajab tersebut diisi dengan pembacaan maulid, tahlil, dzikir, ceramah agama, hingga doa bersama. Sejak beberapa hari sebelum pelaksanaan, arus kendaraan menuju Martapura mulai dipadati jamaah yang datang untuk mengikuti rangkaian haul. Lautan manusia yang memenuhi kawasan Sekumpul hingga ruas jalan utama menjadi pemandangan khas setiap tahunnya. Jamaah datang dari berbagai suku, daerah, d...