Bayangkan... jutaan manusia berkumpul di satu tempat. Memakai pakaian yang hampir sama. Tanpa jabatan. Tanpa kemewahan. Tanpa identitas dunia yang biasa dibanggakan. Dan tempat itu bernama: Arafah. Di sana manusia seperti diingatkan, bahwa suatu hari nanti kita juga akan dikumpulkan di hadapan Allah dalam keadaan yang sangat sederhana. Tidak ada lagi yang ditanya: "Kerja di mana?" "Punya apa?" "Atau seberapa terkenal?" Karena di Padang Mahsyar nanti, yang benar-benar tersisa hanyalah: amal dan isi hati. Mungkin itu sebabnya banyak orang menangis ketika wukuf. Bukan cuma karena capek. Tapi karena hati tiba-tiba sadar: "Suatu hari aku benar-benar akan berdiri sendiri di hadapan Allah..." Dan ihram... dibuat tanpa kemewahan. Sederhana. Mirip kain kafan. Seolah Allah sedang mengingatkan: bahwa semua manusia pada akhirnya akan kembali tanpa membawa apa-apa selain amalnya. Menariknya lagi, di Arafah orang lebih sibuk berdoa daripada melihat...
Hari Arafah bukan hanya tentang wukuf di Padang Arafah, tetapi juga hari yang memiliki begitu banyak keutamaan bagi umat Islam. Hari penuh ampunan, doa-doa terbaik, dan kesempatan besar untuk mendekat kepada Alloh Subhanahu wa Ta’ala. 📖 Di antara keistimewaan Hari Arafah: ▫️ Hari di mana Alloh banyak membebaskan manusia dari neraka. ▫️ Doa di Hari Arafah adalah doa terbaik. ▫️ Wukuf di Arafah merupakan rukun haji yang paling pokok. ▫️ Puasa Arafah memiliki keutamaan menghapus dosa setahun sebelum dan sesudahnya. 📌 Semoga Alloh Subhanahu wa Ta’ala mempertemukan kita dengan Hari Arafah dalam keadaan penuh iman, mengabulkan doa-doa terbaik kita, serta memasukkan kita ke dalam golongan hamba-hamba yang mendapatkan ampunan dan rahmat-Nya. __admin