Langsung ke konten utama

Postingan

MENUNAIKAN HAJAT KAUM MUSLIMIN

Keutamaan. Ini mencakup perkara yang wajib dan sunnah, tidak termasuk perkara yang mubah. قضاء : Menunaikan. Bisa menunaikan sepenuhnya, bisa pula separuhnya saja. Hajat: sesuatu--yang jika tidak ada sesuatu itu dia menjadi sempit. Hajat ini berada di antara darurat dan tawassu'at. Tawassu'at: sesuatu yang luas atau lebihan. "Perbuatlah kebaikan, niscaya kamu beruntung." (QS. Al-Hajj: 77) Kebaikan yang dimaksud ialah perkara yang wajib dan perkara yang sunnah, maka keberuntungan yang didapat adalah keberuntungan di dunia dan di akhirat. Dalam Tafsir Ath-Thabari: خير : العمل الذي يرضاه الله Kebaikan: amal yang diridhai oleh Allah. Orang yang bersedekah itu pasti akan mendapat kekayaan. Hanya orang munafik yang tidak suka dengan sedekah. Allah Al-Muqsith yang maknanya Maha Memberi Keadalian. Kelak di akhirat kita akan diadili. Mana-mana hak sesama muslim yang tidak kita berikan, akan dipertanggungjawabkan. Maka hendaklah sering mendoakan sesama muslim di dun...
Postingan terbaru

DIAGUNGKANNYA KEHORMATAN KAUM MUSLIMIN, TENTANG HAK-HAK MEREKA, DAN KASIH SAYANG TERHADAP MEREKA.

Bagian dari kehormatan kaum muslimin: Yang berhubungan dengan keluarga mereka, Yang berhubungan dengan harta mereka. Hak Allah diumpamakan tangan kanan, hak manusia diumpamakan tangan kiri. Ia harus sejalan, dilaksanakan dan dijaga keduanya. Tentang hak kaum muslimin : Tidak semua yang mereka mau itu menjadi hak mereka. Kita mendoakan kaum muslimin, pahalanya sebanyak kaum muslimin. Agama kita menyuruh kita mendoakan sesama, tanda kasih sayang kita kepada sesama. اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَ الْمُسْلِمَاتِ ٢٥ Tidak semua ibadah itu dilakukan dengan duduk di atas sajadah atau senantiasa memegang tasbih. Termasuk perkara yang dihormati Allah adalah taatnya istri kepada suami. Ini kewajiban yang lebih afdhol daripada perkara sunnah apa jua pun. Terkadang perempuan tidak menyadari betapa afdholnya itu, sebab kesadaran terhadap perkara tersebut tergantung imannya. Bagian daripada mengagungkan syi'ar Allah adalah memuliakan Al-Qur'an, meletakkan kitab Al-Qur'...

jangan jadikan dunia sebagai tujuan hidup

“Barangsiapa yang (menjadikan) dunia tujuan utamanya maka Allah akan mencerai-beraikan urusannya dan menjadikan kemiskinan/tidak pernah merasa cukup (selalu ada) di hadapannya, padahal dia tidak akan mendapatkan (harta benda) duniawi melebihi dari apa yang Allah tetapkan baginya. Dan barangsiapa yang (menjadikan) akhirat niat (tujuan utama)nya maka Allah akan menghimpunkan urusannya, menjadikan kekayaan/selalu merasa cukup (ada) dalam hatinya, dan (harta benda) duniawi datang kepadanya dalam keadaan rendah (tidak bernilai di hadapannya).“ (HR. Ibnu Majah)

Dunia bukanlah tujuan akhir

Dunia bukanlah tujuan akhir, melainkan hanya perantara untuk mengantarkan kita kepada Allah. Dengan adanya dunia, kita bisa menuntut ilmu, shalat berjamaah, bersilaturahmi, bersedekah, dan menjalankan berbagai ibadah lainnya. Itulah dunia yang diperintahkan Allah. Namun jangan sampai ibadah kita terhalang, bahkan terputus, hanya karena terlalu sibuk mengejar urusan duniawi. Itulah dunia yang dicela oleh Allah."

KEUTAMAAN MENCINTAI KARENA ALLAH DAN ANJURAN ATASNYA, DAN MEMBERITAHUKAN KEPADA ORANG YANG DICINTAI BAHWA DIA MENCINTAINYA, SERTA APA YANG DIA KATAKAN KEPADANYA JIKAMEMBERITAHUKANNYA.

Tapi tunggu. Justru di sinilah kabar gembiranya. Nabi bersabda: Islam datang asing, akan kembali asing. Maka beruntunglah Al-Ghuraba' terasing. orang-orang yang Kata Sayyid Muhammad Alawi Al-Maliki dalam kitabnya khasahish ummat al-muhammadiyyah: makin kamu diasingkan, dicibir, ditertawakan karena menjaga iman & rasa malu -makin tinggi derajatmu di sisi Allah. Kesepianmu hari ini? Itu tiket VVIP menuju telaga Rasulullah. 3. Dia benci kembali kepada kekafiran setelah Allah selamatkan dia dari kekafiran itu, sebagaimana dia benci bahwa dirinya dilempar ke dalam api." "Ada 7 oranmg yang menaungi akan mereka oleh Allah pada hari di mana tidak ada naungan kecuali naungan-Nya (hari qiyamat): 1. Pemimpin yang adil. Pemimpin yang menjalankan undang-undang Allah. 2. Pemuda yang hidupnya untuk beribadah kepada Allah. Artinya kebanyakan waktu masa mudanya ia gunakan untuk beribadah. 3. Seseorang yang hatinya ia gantungkan di masjid. 4. Dua orang yang saling mencintai...

TANDA-TANDA AKHIR ZAMAN Yang dicatat ulama Banjar dan terjadi tepat di depan mata kita

Ini bukan ramalan kosong. Tanda-tanda ini dicatat Mufti Indragiri - Syekh Abdurrahman Shiddiq Al-Banjari. Beliau keturunan langsung Datu Kelampaian, Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari. Jadi... ini warisan ilmu dari datu-datu kita sendiri. Bukan dongeng impor. Pernah heran? Yang ngatur hidup orang banyak malah yang paling nggak ngerti apa-apa. Rasulullah menyebutnya zaman Ruwaibidhah: orang dungu, miskin ilmu, tapi pede ngurusin hajat jutaan orang. Yang paling hina malah paling dipuja. Bukan karena tapi karena orang takut sama mulia kekejamannya. Zaman di mana jujur itu... berbahaya. Nabi menamainya "Tahun-Tahun Penipuan." Yang bohong dibela mati-matian. Yang jujur malah dituduh pembohong. Pengkhianat dikasih jabatan, yang amanah disingkirkan. Kebalik semua, kan? Sekarang semua orang bisa jadi "ustadz" modal kuota. Nabi sudah lihat ini: zaman ledakan tulisan & layar. Yang pinter ngaji (Qurra') membludak tapi yang paham agama (Fuqaha') nyaris hab...

menyebut nama Habaib

"Perlu diketahui bahwa menyebut nama Habaib itu satu persatu bi 'ainil mahabbah (Dengan berdasarkan cinta kepada mereka) itu adalah merupakan barokah bagi kita semua, karena kita menyebut nama-nama mereka itu dengan rasa cinta kita kepada mereka itu pasti akan tersambung kecintaan itu kepada kakek mereka junjungan kita Nabi besar Muhammad shallallahu alaihi wasallam" (Ayahanda pengasuh Kh Muhammad Bakhiet Am)