Istrinya lalu mengabarkan keadaan Alqamah kepada Rasulullah S.A.W. Beliau mengutus Ammar bin Yasir, Shuhaib Ar-Rumi, dan Bilal bin Rabah untuk menengok dan menuntunnya mengucapkan syahadat. Namun, Alqamah tidak mampu mengucapkan La ilaha illallah.
Hal itu disampaikan kepada Rasulullah S.A.W. Beliau kemudian bertanya apakah Alqamah masih memiliki orang tua. Dijawab bahwa ia masih memiliki seorang ibu yang sudah tua. Rasulullah S.A.W lalu memanggil ibunya.
Ketika ditanya, sang ibu mengatakan bahwa Alqamah rajin beribadah, tetapi ia marah kepadanya karena Alqamah lebih mengutamakan istrinya dan telah durhaka kepadanya. Rasulullah S.A.W menjelaskan bahwa kemarahan ibu itulah yang menghalangi Alqamah mengucapkan syahadat
Rasulullah S.A.W meminta agar sang ibu merelakan dan memaafkan anaknya. Setelah sang ibu menyatakan ridha, Bilal segera kembali ke rumah Alqamah. Saat itu, Alqamah sudah mampu mengucapkan syahadat.
Tidak lama kemudian, Alqamah wafat dalam keadaan beriman.
AlQamah gang Durhaka