Ada seorang ibu yang ingin pisah dan bercerai dari suaminya. la kemudian berdiskusi panjang dengan saya. Ibu: "Mbah Mun, saya sudah tidak kuat dengan suami saya. Saya ingin bercerai saja." Kiai: "Memangnya kenapa, Bu?" Ibu: "Suami saya sudah tidak punya pekerjaan, tidak kreatif, dan tidak bisa menjadi pemimpin untuk anak-anak. Bagaimana nanti masa depan anak-anak saya kalau ayahnya seperti itu? Saya harus mencari nafkah capek-capek, sementara dia santai saja di rumah." Kiai: "Oh begitu, hanya itu saja?" Ibu: "Sebenarnya masih banyak, tapi itu mungkin sebab yang paling utama." Kiai: "Oh... iya. Mau tahu pandangan saya, Bu?" Ibu: "Boleh, Mbah Mun." Kiai: "Begini. Ibarat orang punya kulkas, tetapi dipakai sebagai lemari pakaian. Ya jelas tidak akan puas. Tidak muat banyak, tidak ada gantungan, tidak ada laci, tidak bisa dikunci, malah boros listrik. Nah, itulah jika sebuah produk digunakan tidak sesuai ...
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, أولُ ما يحاسبُ بهِ العبدُ يومَ القيامةِ الصَّلاةُ ، فإنْ صَلَحَتْ ، صَلَحَ سائِرُ عَمَلِه ، و إنْ فَسَدَتْ فَسَدَ سائِرُ عَمَلِه Amal pertama yang dihisab dari seorang hamba pada hari kiamat nanti adalah shalat. Kalau shalatnya baik, terhitung baik pula amal-amal yang lain. Kalau shalatnya buruk, terhitung buruk pula amal-amal yang lain.” (HR. Ath-Thabrani).