Langsung ke konten utama

Postingan

Dua ekor sapi jumbo dengan bobot lebih dari 1 ton Jogokariyan

Alhamdulillah, Dua ekor sapi jumbo dengan bobot lebih dari 1 ton berjalan menuju kandang qurban Masjid Jogokariyan Bukan sekadar tentang besarnya hewan qurban, tetapi tentang besarnya rasa syukur dan semangat beribadah kepada Allah di Hari Raya Idul Adha. InsyaAllah, kedua sapi ini akan menjadi bagian dari ibadah qurban esok hari.
Postingan terbaru

Kabar duka menyelimuti Kalimantan

Innalilahi wa Inna ilaihi Raji'un Kabar duka menyelimuti Kalimantan. Telah berpulang ke rahmatullah Alhabib Ali bin Abdullah Alaydrus, seorang alim yang hidupnya dihabiskan untuk mendidik, menuntun, dan mendoakan umat. Para ulama adalah cahaya yang menerangi umat. Ketika mereka wafat, Rasulullah SAW mengingatkan bahwa ilmu akan ikut berkurang bersama kepergian ahlinya. (HR. Al-Bukhari) Semoga Allah menerima amal ibadah beliau, mengangkat derajatnya di sisi-Nya, serta melapangkan keluarga yang ditinggalkan dengan kesabaran dan ketabahan. اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ

hadir dalam mimpi

Mimpi bertemu Rasulullah Saw adalah karunia besar, tapi prestasi sejati bukanlah di sana. Seperti jawaban Guru Seman Mulya ketika seseorang bercerita tentang mimpinya bertemu Rasulullah. Beliau menjawab ringkas, "itu tandanya kamu kebanyakan tidur." Sebuah respons yang mengandung hikmah mendalam agar keistimewaan mimpi tersebut tidak untuk melahirkan rasa bangga, apalagi membuat diri merasa lebih mulia dibanding orang lain. Imam Ghazali dalam Ihya Ulumuddin mengingatkan bahwa keutamaan seorang hamba tidak diukur dari pengalaman spiritual, tetapi dari sejauh mana ia meneladani Rasulullah Saw. Sebagaimana firman Allah: "Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu" (QS. Al-Ahzab: 21). Maka, kebanggaan bukanlah karena bermimpi bertemu Rasulullah, tetapi bagaimana kita meneladani setidaknya 4 sifat utamanya, yakni siddiq, fathanah, tabligh, amanah. Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Fathul Bari juga menegaskan bahwa mimpi be...

jutaan manusia berkumpul di satu tempat.

Bayangkan... jutaan manusia berkumpul di satu tempat. Memakai pakaian yang hampir sama. Tanpa jabatan. Tanpa kemewahan. Tanpa identitas dunia yang biasa dibanggakan. Dan tempat itu bernama: Arafah. Di sana manusia seperti diingatkan, bahwa suatu hari nanti kita juga akan dikumpulkan di hadapan Allah dalam keadaan yang sangat sederhana. Tidak ada lagi yang ditanya: "Kerja di mana?" "Punya apa?" "Atau seberapa terkenal?" Karena di Padang Mahsyar nanti, yang benar-benar tersisa hanyalah: amal dan isi hati. Mungkin itu sebabnya banyak orang menangis ketika wukuf. Bukan cuma karena capek. Tapi karena hati tiba-tiba sadar: "Suatu hari aku benar-benar akan berdiri sendiri di hadapan Allah..." Dan ihram... dibuat tanpa kemewahan. Sederhana. Mirip kain kafan. Seolah Allah sedang mengingatkan: bahwa semua manusia pada akhirnya akan kembali tanpa membawa apa-apa selain amalnya. Menariknya lagi, di Arafah orang lebih sibuk berdoa daripada melihat...

𝗔𝗽𝗮 𝗞𝗲𝗶𝘀𝘁𝗶𝗺𝗲𝘄𝗮𝗮𝗻 𝗛𝗮𝗿𝗶 𝗔𝗿𝗮𝗳𝗮𝗵?

Hari Arafah bukan hanya tentang wukuf di Padang Arafah, tetapi juga hari yang memiliki begitu banyak keutamaan bagi umat Islam. Hari penuh ampunan, doa-doa terbaik, dan kesempatan besar untuk mendekat kepada Alloh Subhanahu wa Ta’ala. 📖 Di antara keistimewaan Hari Arafah: ▫️ Hari di mana Alloh banyak membebaskan manusia dari neraka. ▫️ Doa di Hari Arafah adalah doa terbaik. ▫️ Wukuf di Arafah merupakan rukun haji yang paling pokok. ▫️ Puasa Arafah memiliki keutamaan menghapus dosa setahun sebelum dan sesudahnya. 📌 Semoga Alloh Subhanahu wa Ta’ala mempertemukan kita dengan Hari Arafah dalam keadaan penuh iman, mengabulkan doa-doa terbaik kita, serta memasukkan kita ke dalam golongan hamba-hamba yang mendapatkan ampunan dan rahmat-Nya. __admin

JANGAN SAMPAI KEHILANGAN HARI YANG ALLAH MULIAKAN

Besok adalah hari Arafah. Allah jadikan kesempatan besar untuk menghapus dosa-dosa. Rasulullah ﷺ bersabda:  صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِي بَعْدَهُ  "Puasa Arafah, aku berharap kepada Allah agar menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang." (HR. Muslim) Betapa banyak dosa yang kita simpan sendirian. Dosa yang tidak diketahui manusia, tetapi Allah melihat semuanya. Lisan yang sering menyakiti, hati yang penuh iri, mata yang mudah bermaksiat, shalat yang lalai, dan waktu yang habis tanpa dzikir. Namun Allah masih membuka pintu ampunan. Masih memberi kesempatan sebelum datang penyesalan yang tidak lagi berguna. Allah Ta’ala berfirman: وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَا الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ  "Bertaubatlah kalian semua kepada Allah wahai orang-orang yang beriman agar kalian beruntung." (QS. An-Nur: 31) Puasa Arafah bukan hanya menahan lap...

Sebaik-Baik Do'a Adalah Do'a Di Hari Arafah

Rasulullah bersabda: خَيْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ وَخَيْرُ مَا قُلْتُ أَنَا وَالنَّبِيُّونَ مِنْ قَبْلِي .. Sebaik-baik do'a adalah do'a pada hari Arafah. Dan sebaik-baik ucapan, begitu pula diucapkan oleh para Nabi sebelumku adalah ucapan... لا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ LAA ILAHA ILLALLAH WAHDAHU LAA SYARIKA LAH, LAHUL MULKU WALAHUL HAMDU WA HUWA 'ALA KULLI SYA-IN QODIIR (HR. Tirmidzi no. 3585; Ahmad, 2:210. Di nilai shahih oleh Syaikh Al-Albani dalam Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah, no. 1503, 4:8.)