"Perlu diketahui bahwa menyebut nama Habaib itu satu persatu bi 'ainil mahabbah (Dengan berdasarkan cinta kepada mereka) itu adalah merupakan barokah bagi kita semua, karena kita menyebut nama-nama mereka itu dengan rasa cinta kita kepada mereka itu pasti akan tersambung kecintaan itu kepada kakek mereka junjungan kita Nabi besar Muhammad shallallahu alaihi wasallam" (Ayahanda pengasuh Kh Muhammad Bakhiet Am)
Kita disuruh mencintai seseorang yang taat semata-mata karena Allah, bukan karna ada kepentingan yang lain. Kalaulah sudah tidak rajin beribadah dan taat kita kurang, maka jadikanlah orang-orang yang taat itu kecintaan kita. Cinta itulah yang bisa menghubungkan kita dengan mereka." Allah tidak melarang kita mencintai siapapun, tapi tetap jadikan posisi cinta kepada Allah dan Rasul sebagai cinta yang paling tinggi di atas segala-galanya. Maka dengan itu kita akan mendapat bagian dari manisnya iman."