Langsung ke konten utama

Postingan

Pengertian Sholat Tahajjud

1. Pengertian Tahajjud (Tahajud, Indonesia; Tahjud, Banjar) artinya bangun dari tidur. Shalat tahajud ialah shalat sunnah yang dikerjakan pada malam hari dan dilaksanakan setelah tidur lebih dahulu walaupun tidurnya hanya sebentar. Orang yang melaksanakan tahajud disebut "Mutahajjid". Karena dilaksanakan di waktu malam disebut juga Qiyamul-Lail. 2. Keutamaan Shalat Malam: Allah SWT berfirman: وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَى أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji" (QS. Al Isra 79) Di dalam hadits diceritakan: يُحْشَرُ النَّاسُ فِي صَعِيْدِ وَاحِدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَيُنَادِي مُنَادٍ فَيَقُولُ : أَيْنَ الَّذِينَ كَانُوْا تَجَافَى جُنُوبُهُمْ عَنِ الْمَضَاجِعِ ؟ فَيَقْدُمُوْنَ وَهُمْ قَلِيْلٌ ، فَيَدْخُلُوْنَ الْجَنَّةَ بِغَيْرِ حِسَابٍ Maksudnya: "Pada hari kiamat, dihalau manusi...
Postingan terbaru

BIOGRAFI Husin Napann, Lc. MA

Husin Napann, Lc. MA bin H. Muhammad Arsyad lahir di Kalahiang Patrin Balangan Kalsel, 10 November 1947, pendidikan. SDN Kalahiang 1059), PGA Al Hasaniah, Paringin (1962), Normal Islam Putera "Rakha" Anuntai Kalsel (1962-1966), Fakultas Ushuluddin IAIN Antasari (BA, 1969), Fakultas Ushuluddin Al-Azhar University Kairo, (Lc, 1976), Islamic Study Punjab University Lahore Pakistan (MA, 1984), Islamic University Islamabad Pakistan (ΜΑ, 1987). Mengajar di Normal Islam Amuntai (1968-1972), Dosen Pasca Sarjana, Fakultas Dakwah, Ushuluddin dan Tarbiyah IAIN Antasari, Ketua dan Dosen STALAI Jami Banjarmasin. Merjadi pegawai Musim Haji (1975-1978), lokal staff KBRI Jeddah (1978-1993), Pimpinan Pesantren "Hunafaa" (1985-sekarang), Ketua Umum Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin (1999-2004), Ketua Dewan Masjid Indonesia Kalsel (1999-2004), Ketua MUI Kota Banjarmasin (1992-2002), Dewan Hakim MTQ dan anggota LPTQ Kalsel, Ketua III Tanfiziah NU Kals...

𝗕𝗲𝗿𝗾𝘂𝗿𝗯𝗮𝗻 𝗧𝗶𝗱𝗮𝗸 𝗣𝗲𝗿𝗻𝗮𝗵 𝗠𝗲𝗿𝘂𝗴𝗶𝗸𝗮𝗻..

Qurban bukan sekadar menyembelih hewan, tetapi bentuk ketaatan, keikhlasan, dan pengorbanan seorang hamba kepada Alloh Subhanahu wa Ta’ala. Apa yang kita keluarkan di jalan Alloh tidak akan hilang sia-sia, melainkan akan kembali dalam bentuk pahala, keberkahan, dan kemuliaan. 📌 Semoga Alloh Subhanahu wa Ta’ala menerima qurban kita, membersihkan hati kita dari sifat kikir, serta menjadikan setiap pengorbanan sebagai jalan menuju ridha dan rahmat-Nya. تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ Semoga Alloh menerima amal dari kami dan dari kalian. __admin

𝗝𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗧𝗮𝗸𝘂𝘁 𝗦𝗲𝗱𝗲𝗸𝗮𝗵, 𝗞𝗮𝗿𝗲𝗻𝗮 𝗥𝗲𝘇𝗲𝗸𝗶 𝗧𝗮𝗸 𝗔𝗸𝗮𝗻 𝗕𝗲𝗿𝗸𝘂𝗿𝗮𝗻𝗴

Sering kali saat ingin bersedekah, ada saja bisikan yang membuat kita ragu. Takut kekurangan, takut kebutuhan besok tidak tercukupi, hingga akhirnya menahan apa yang sebenarnya bisa kita keluarkan di jalan kebaikan. Padahal semua yang kita miliki hanyalah titipan dari Alloh, dan setiap yang diinfakkan di jalan-Nya tidak akan pernah sia-sia. 📖 Alloh Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Dan barang apa saja yang kamu infakkan, maka Alloh akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.” (QS. Saba’: 39) 📌 Semoga Alloh Subhanahu wa Ta’ala menjadikan kita hamba yang ringan tangan dalam bersedekah, dilapangkan rezekinya, dan dipenuhi keberkahan dalam setiap nikmat yang diberikan-Nya. Save dan share sebagai pengingat bersama. __admin

Dua ekor sapi jumbo dengan bobot lebih dari 1 ton Jogokariyan

Alhamdulillah, Dua ekor sapi jumbo dengan bobot lebih dari 1 ton berjalan menuju kandang qurban Masjid Jogokariyan Bukan sekadar tentang besarnya hewan qurban, tetapi tentang besarnya rasa syukur dan semangat beribadah kepada Allah di Hari Raya Idul Adha. InsyaAllah, kedua sapi ini akan menjadi bagian dari ibadah qurban esok hari.

Kabar duka menyelimuti Kalimantan

Innalilahi wa Inna ilaihi Raji'un Kabar duka menyelimuti Kalimantan. Telah berpulang ke rahmatullah Alhabib Ali bin Abdullah Alaydrus, seorang alim yang hidupnya dihabiskan untuk mendidik, menuntun, dan mendoakan umat. Para ulama adalah cahaya yang menerangi umat. Ketika mereka wafat, Rasulullah SAW mengingatkan bahwa ilmu akan ikut berkurang bersama kepergian ahlinya. (HR. Al-Bukhari) Semoga Allah menerima amal ibadah beliau, mengangkat derajatnya di sisi-Nya, serta melapangkan keluarga yang ditinggalkan dengan kesabaran dan ketabahan. اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ

hadir dalam mimpi

Mimpi bertemu Rasulullah Saw adalah karunia besar, tapi prestasi sejati bukanlah di sana. Seperti jawaban Guru Seman Mulya ketika seseorang bercerita tentang mimpinya bertemu Rasulullah. Beliau menjawab ringkas, "itu tandanya kamu kebanyakan tidur." Sebuah respons yang mengandung hikmah mendalam agar keistimewaan mimpi tersebut tidak untuk melahirkan rasa bangga, apalagi membuat diri merasa lebih mulia dibanding orang lain. Imam Ghazali dalam Ihya Ulumuddin mengingatkan bahwa keutamaan seorang hamba tidak diukur dari pengalaman spiritual, tetapi dari sejauh mana ia meneladani Rasulullah Saw. Sebagaimana firman Allah: "Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu" (QS. Al-Ahzab: 21). Maka, kebanggaan bukanlah karena bermimpi bertemu Rasulullah, tetapi bagaimana kita meneladani setidaknya 4 sifat utamanya, yakni siddiq, fathanah, tabligh, amanah. Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Fathul Bari juga menegaskan bahwa mimpi be...