Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli 20, 2020

Waktu mengerjakan sholat tahajjud

Jika dipredeksi ke waktu indonesia bagian tengah dapat di perkirakan sebagai berikut: - sepertiga pertama jam 20.00 - 23.00 wita (saat lebih utama) - sepertiga kedua jam 23.00 - 2.00 wita (saat lebih utama) - sepertiga ketiga jam 02.00 sampai masuk waktu saat (saat paling utama)

Keutamaan sholat malam

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman: وَمِنَ الَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهٖ نَا فِلَةً لَّكَ ۖ عَسٰۤى اَنْ يَّبْعَـثَكَ رَبُّكَ مَقَا مًا مَّحْمُوْدًا wa minal-laili fa tahajjad bihii naafilatal laka 'asaaa ay yab'asaka robbuka maqoomam mahmuudaa "Dan pada sebagian malam, lakukanlah sholat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji." (QS. Al-Isra' 17: Ayat 79)

HADIST tentang MENGUAP

Dari Abu Sa’id Al Khudri radhiallahu’anhu, Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: إِذَا تَثَاوَبَ أَحَدُكُمْ فَلْيُمْسِكْ بِيَدِهِ عَلَى فِيهِ ، فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَدْخُلُ “Jika kalian menguap maka tutuplah mulutnya dengan tangannya. Karena setan akan masuk” Dalam lafadz yang lain: إِذَا تَثَاوَبَ أَحَدُكُمْ فِي الصَّلَاةِ فَلْيَكْظِمْ مَا اسْتَطَاعَ “Jika kalian menguap dalam shalat maka tahanlah sebisa mungkin” (HR. Muslim no. 2995). Ibnu Allan Asy Syafi’i mengatakan: أي قدر استطاعته ، وذلك بإطباق فيه ، فإن لم يندفع بذلك فبوضع اليد عليه “Maksudnya tahanlah sebisa mungkin. Yaitu dengan melakukan ithbaq (menggabungkan bibir). Jika tidak bisa ditahan maka dengan meletakkan tangan di mulut” (Dalilul Falihin, 6/175). Dari dalil-dalil di atas, bisa kita simpulkan bahwa yang pertama kali diusahakan ketika menguap adalah menahan mulut dengan menggabungkan bibir. Jika tidak mampu maka baru menggunakan tangan. Kemudian bersamaan dengan itu, berusaha untuk tidak mengeluarkan suara apapun...