Langsung ke konten utama

KEUTAMAAN MENCINTAI KARENA ALLAH DAN ANJURAN ATASNYA, DAN MEMBERITAHUKAN KEPADA ORANG YANG DICINTAI BAHWA DIA MENCINTAINYA, SERTA APA YANG DIA KATAKAN KEPADANYA JIKAMEMBERITAHUKANNYA.

Tapi tunggu. Justru di sinilah kabar gembiranya.

Nabi bersabda: Islam datang asing, akan kembali asing. Maka beruntunglah Al-Ghuraba' terasing. orang-orang yang

Kata Sayyid Muhammad Alawi Al-Maliki dalam kitabnya khasahish ummat al-muhammadiyyah: makin kamu diasingkan, dicibir, ditertawakan karena menjaga iman & rasa malu -makin tinggi derajatmu di sisi Allah.

Kesepianmu hari ini? Itu tiket VVIP menuju telaga Rasulullah.
3. Dia benci kembali kepada kekafiran setelah Allah selamatkan dia dari kekafiran itu, sebagaimana dia benci bahwa dirinya dilempar ke dalam api."

"Ada 7 orang yang menaungi akan mereka oleh Allah pada hari di mana tidak ada naungan kecuali naungan-Nya (hari qiyamat):

1. Pemimpin yang adil.

Pemimpin yang menjalankan undang-undang Allah.

2. Pemuda yang hidupnya untuk beribadah kepada Allah. Artinya kebanyakan waktu masa mudanya ia gunakan untuk beribadah.

3. Seseorang yang hatinya ia gantungkan di masjid.

4. Dua orang yang saling mencintai karena Allah.

Mereka berkumpul karena Allah dan mereka berpisah pun karena Allah.

5. Seorang laki-laki yang diajak maksiat oleh perempuan yang punya harta dan kecantikan, tapi dia berkata: "Aku takut kepada Allah."

6. Seseorang yang bersedekah dengan sedekah sunnah kemudian dia sembunyikan, sehingga tangan kirinya tidak tahu apa yang dilakukan oleh tangan kanannya.

7. Seseorang yang berada di tempat yang sunyi/keadaan sepi, dan dia menangis ingat kepada Allah." [Hadits shohih]

Dalam Tashawuf:

Kalau kau menerima pemberian orang, maka ambillah pemberian itu di depan orang lain. Kalau kau memberi kepada orang, maka berikanlah di tempat yang tidak dilihat oleh orang lain.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berikut contoh naskah pembawa acara (MC) untuk acara Tasmiyah (Aqiqah dan Pemberian Nama Bayi) dengan susunan yang umum digunakan:

MC: Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, washalatu wasalamu ‘ala asyrafil anbiya-i wal mursalin, wa ‘ala alihi wa ashabihi ajma’in. Amma ba’du. Yang terhormat para alim ulama, tokoh masyarakat, serta seluruh tamu undangan yang dirahmati Allah. Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala, yang telah memberikan nikmat dan hidayah-Nya sehingga kita dapat berkumpul dalam acara Tasmiyah (Aqiqah dan Pemberian Nama Bayi) dalam keadaan sehat wal afiat. Salawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam, beserta keluarga, sahabat, dan kita sebagai umatnya hingga akhir zaman. Hadirin yang berbahagia, Sebelum kita memulai acara, izinkan saya membacakan susunan acara pada hari ini: 1. Pembukaan 2. Pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an 3. Kata Sambutan dari Tuan Rumah 4. Ceramah Singkat tentang Aqiqah dan Pemberian Nama 5. Pembacaan Doa 6. Makan Bersama 7. P...

semanagat KERJANYA

Ibn Khaldun dalam Muqaddimah sudah menulis sebuah hukum sosial yang tragis: "Ketika negara masih kokoh, pajak sedikit namun hasilnya banyak. Tetapi ketika negara lemah, pajak diperbanyak, dan hasilnya justru semakin berkurang. Sebab rakyat tak lagi mampu menanggung beban." Ironinya, teori ini kini terbukti di depan mata. Pajak dinaikkan, subsidi dipangkas, pungutan diperluas, tetapi kesejahteraan rakyat tetap jalan di tempat. Sementara kelas istana justru semakin bugar dengan fasilitas, tunjangan, dan gaya hidup yang tak pernah mengenal kata hemat. Padahal, dalam tradisi fikih, prinsip penarikan pajak harus berlandaskan keadilan (al-‘adl fi at-taklīf). Imam al-Mawardi dalam al-Ahkām as-Sulthāniyyah menegaskan, harta rakyat tidak boleh dipungut kecuali dengan hak yang jelas dan untuk kemaslahatan yang nyata. Sebab itu, ‘Umar bin Khattab RA menolak menambah beban rakyat meskipun kas negara menipis, dengan kalimat yang tegas: "Aku tidak akan mempertemukan mereka...

CONTOH UNDANGAN SHALAT JENAZAH

_*UNDANGAN SHALAT JENAZAH *===========================* *إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَِـــــــــــيْهِ رَاجِـــــــــــعُون* *_TELAH MENINGGAL DUNIA SEORANG PEREMPUAN :_* *NAMA : .................* *UMUR : ...................*  *ALAMAT : ................)*  *KELUARGA : ..............* *MENINGGAL DUNIA : KAMIS, 13 RABIUL AWAL 1445 H / 28 SEPTEMBER 2023 M. JAM : 03.00 WITA.* *DI SHALATKAN PADA : KAMIS, 13 RABIUL AWAL 1445 H / 28 SEPTEMBER 2023 M.*  *WAKTU : BA'DA SHALAT MAGRIB.* *TEMPAT : RUANG INDUK MASJID * *DIMAKAMKAN : ALKAH KELUARGA, * *ATAS NAMA KELUARGA MENGUCAPKAN TERIMA KASIH IKUT MENSHALATKAN JENAZAH, MOHON MAAF ATAS KESALAHAN SEMASA HIDUP DAN BILA ADA TERKAIT HUTANG PIUTANG SEGERA HUBUNGI PIHAK KELUARGA* *اللهم اغفر لها، وارحمها وعافها، واعف عنها، ووسع مدخلها، واغسلها بالماء والثلج والبرد، ونقها من الخطايا كما ينقى الثوب الأبيض من الدنس، وأبدلها دارا خيرا من دارها، وأهلا خيرا من أهلها، وأدخلها الجنة، وقها فتنة القبر وعذاب النار* *جزا كم الله خيرا*