Langsung ke konten utama

Berikut contoh naskah pembawa acara (MC) untuk acara Tasmiyah (Aqiqah dan Pemberian Nama Bayi) dengan susunan yang umum digunakan:


MC:
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, washalatu wasalamu ‘ala asyrafil anbiya-i wal mursalin, wa ‘ala alihi wa ashabihi ajma’in. Amma ba’du.

Yang terhormat para alim ulama, tokoh masyarakat, serta seluruh tamu undangan yang dirahmati Allah.

Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala, yang telah memberikan nikmat dan hidayah-Nya sehingga kita dapat berkumpul dalam acara Tasmiyah (Aqiqah dan Pemberian Nama Bayi) dalam keadaan sehat wal afiat.

Salawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam, beserta keluarga, sahabat, dan kita sebagai umatnya hingga akhir zaman.

Hadirin yang berbahagia,
Sebelum kita memulai acara, izinkan saya membacakan susunan acara pada hari ini:

1. Pembukaan


2. Pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an


3. Kata Sambutan dari Tuan Rumah


4. Ceramah Singkat tentang Aqiqah dan Pemberian Nama


5. Pembacaan Doa


6. Makan Bersama


7. Penutup



Semoga acara ini berjalan lancar dan mendapat keberkahan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.


---

1. Pembukaan

Untuk mengawali acara ini, marilah kita bersama-sama membaca Basmalah.

Bismillahirrahmanirrahim.


---

2. Pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an

Agar acara kita semakin berkah, mari kita dengarkan lantunan ayat suci Al-Qur'an yang akan dibacakan oleh (sebutkan nama pembaca Al-Qur’an). Kepada beliau, kami persilakan.

(Setelah pembacaan Al-Qur'an selesai)
Jazakumullahu khairan, semoga ayat-ayat yang telah dibacakan menambah keimanan kita semua.


---

3. Kata Sambutan dari Tuan Rumah

Selanjutnya, kita akan mendengarkan sambutan dari tuan rumah, (sebutkan nama orang tua bayi). Kepada beliau, kami persilakan.

(Setelah sambutan selesai)
Terima kasih atas sambutannya. Semoga Allah senantiasa memberikan keberkahan bagi keluarga ini.


---

4. Ceramah Singkat tentang Aqiqah dan Pemberian Nama

Acara berikutnya adalah ceramah singkat yang akan disampaikan oleh (sebutkan nama ustadz/penceramah). Kepada beliau, kami persilakan.

(Setelah ceramah selesai)
Jazakumullahu khairan atas ilmu yang telah disampaikan. Semoga kita semua dapat mengambil manfaat darinya.


---

5. Pembacaan Doa

Agar acara ini penuh keberkahan, marilah kita bersama-sama menundukkan kepala dan berdoa yang akan dipimpin oleh (sebutkan nama pemimpin doa). Kepada beliau, kami persilakan.

(Setelah doa selesai)
Aamiin ya Rabbal ‘alamin. Semoga doa yang telah dipanjatkan dikabulkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.


---

6. Makan Bersama

Hadirin yang berbahagia, kini kita memasuki acara makan bersama. Semoga hidangan yang disajikan menjadi berkah bagi kita semua.


---

7. Penutup

Demikian rangkaian acara Tasmiyah pada hari ini. Kami selaku pembawa acara mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan partisipasi bapak/ibu sekalian. Jika ada kesalahan dalam penyampaian, kami mohon maaf.

Marilah kita tutup acara ini dengan membaca Hamdalalah.

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


---

Semoga contoh ini membantu! Jika ingin menyesuaikan dengan kondisi tertentu, beri tahu saya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

semanagat KERJANYA

Ibn Khaldun dalam Muqaddimah sudah menulis sebuah hukum sosial yang tragis: "Ketika negara masih kokoh, pajak sedikit namun hasilnya banyak. Tetapi ketika negara lemah, pajak diperbanyak, dan hasilnya justru semakin berkurang. Sebab rakyat tak lagi mampu menanggung beban." Ironinya, teori ini kini terbukti di depan mata. Pajak dinaikkan, subsidi dipangkas, pungutan diperluas, tetapi kesejahteraan rakyat tetap jalan di tempat. Sementara kelas istana justru semakin bugar dengan fasilitas, tunjangan, dan gaya hidup yang tak pernah mengenal kata hemat. Padahal, dalam tradisi fikih, prinsip penarikan pajak harus berlandaskan keadilan (al-‘adl fi at-taklīf). Imam al-Mawardi dalam al-Ahkām as-Sulthāniyyah menegaskan, harta rakyat tidak boleh dipungut kecuali dengan hak yang jelas dan untuk kemaslahatan yang nyata. Sebab itu, ‘Umar bin Khattab RA menolak menambah beban rakyat meskipun kas negara menipis, dengan kalimat yang tegas: "Aku tidak akan mempertemukan mereka...

CONTOH UNDANGAN SHALAT JENAZAH

_*UNDANGAN SHALAT JENAZAH *===========================* *إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَِـــــــــــيْهِ رَاجِـــــــــــعُون* *_TELAH MENINGGAL DUNIA SEORANG PEREMPUAN :_* *NAMA : .................* *UMUR : ...................*  *ALAMAT : ................)*  *KELUARGA : ..............* *MENINGGAL DUNIA : KAMIS, 13 RABIUL AWAL 1445 H / 28 SEPTEMBER 2023 M. JAM : 03.00 WITA.* *DI SHALATKAN PADA : KAMIS, 13 RABIUL AWAL 1445 H / 28 SEPTEMBER 2023 M.*  *WAKTU : BA'DA SHALAT MAGRIB.* *TEMPAT : RUANG INDUK MASJID * *DIMAKAMKAN : ALKAH KELUARGA, * *ATAS NAMA KELUARGA MENGUCAPKAN TERIMA KASIH IKUT MENSHALATKAN JENAZAH, MOHON MAAF ATAS KESALAHAN SEMASA HIDUP DAN BILA ADA TERKAIT HUTANG PIUTANG SEGERA HUBUNGI PIHAK KELUARGA* *اللهم اغفر لها، وارحمها وعافها، واعف عنها، ووسع مدخلها، واغسلها بالماء والثلج والبرد، ونقها من الخطايا كما ينقى الثوب الأبيض من الدنس، وأبدلها دارا خيرا من دارها، وأهلا خيرا من أهلها، وأدخلها الجنة، وقها فتنة القبر وعذاب النار* *جزا كم الله خيرا*