Langsung ke konten utama

Kedekatan dengan kekasih Allah diperlukan untuk dua hal: 2)

Kedekatan dengan kekasih Allah diperlukan untuk dua hal: 2)

Adab, 2) Husnudzon (Prasangka baik)

Orang yang hidup nya punya prasangka baik maka kehidupan nya tidak akan pernah di rugikan. Orang yang mempunyai prasangka baik akan mempunyai kebenaran, meskipun apa yang iya prasangka kan itu keliru.

Dan orang yang mempunyai sifat su'udzon (sangka jahat) dia tetap dalam kesalahan meskipun apa yang iya prasangka kan itu adalah suatu kebenaran.

Imam Syafi'i berkata: "Barangsiapa ingin meninggal dalam keadaan husnul khatimah, maka hendaknya ia memiliki prasangka baik terhadap orang lain."

Pembacaan manaqib para auliya bukan hanya sekedar masuk ke telinga kanan, keluar telinga kiri. Akan tetapi, tujuan yang paling agung di dalam mengingat sejarah para auliya assholihin adalah yaitu bagaimana keadaan kita setelah kita mendengar tentang sejarah mereka.

Kita wajib mengikuti mereka, meneladani mereka. Oleh karena itu, di mana pun manaqib para wali dibacakan, kita wajib meniru mereka, kita wajib meneladani mereka, kita wajib mengikuti jejak mereka.

Seseorang yang memiliki sifat penyayang akan dikasihi oleh Tuhan.

Di senantiasa puasa sunnah, antara thabiat beliau yaitu memperbanyak upaya untuk membersihkan hati.

Puasa sunnah ada 3, yaitu: 1) Mingguan (puasa senin kamis) 2) Bulanan (Ayamul bid 13,14,15 dari bila Hijriah) 3) ahunan

Perhatian para auliya itu bukan dari penampilan tapi dari hati. Kenapa hati ini bahasa Arab nya Qolbun? Karena hati ini bahasa nya bisa berubah2.

Kedudukan seseorang di sisi Allah tergantung kadar kejernihan kebersihan hati nya. Itulah yang di perhatiin auliya dan para sholihin.
Orang-orang yang menjalin hubungan dengan orang-orang yang dekat dengan Allah, maka Allah akan memudahkan segala urusan mereka dalam hidup.

Gunakan kesempatan yang sebentar ini untuk kita isi dengan ketaatan, kita sadar Bahwasanya kita akan pulang maka berbekal lah untuk akhirat.

Ambillah bagian kita di dunia ini, tetapi jangan lupakan bagian kita di akhirat. Karena kita akan mati, jadi persiapkan diri kita mulai sekarang.

Satu faedah barang siapa melahzimkan manaqib Syekh Samman tiap2 tahun sekali beserta orang2 banyak dan membaca Al-Qur'an serta tahlil, sedekah sekedar ke mampuan dan di niatkan pahala nya untuk Syekh Samman niscaya Allah akan meluaskan rezekinya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berikut contoh naskah pembawa acara (MC) untuk acara Tasmiyah (Aqiqah dan Pemberian Nama Bayi) dengan susunan yang umum digunakan:

MC: Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, washalatu wasalamu ‘ala asyrafil anbiya-i wal mursalin, wa ‘ala alihi wa ashabihi ajma’in. Amma ba’du. Yang terhormat para alim ulama, tokoh masyarakat, serta seluruh tamu undangan yang dirahmati Allah. Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala, yang telah memberikan nikmat dan hidayah-Nya sehingga kita dapat berkumpul dalam acara Tasmiyah (Aqiqah dan Pemberian Nama Bayi) dalam keadaan sehat wal afiat. Salawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam, beserta keluarga, sahabat, dan kita sebagai umatnya hingga akhir zaman. Hadirin yang berbahagia, Sebelum kita memulai acara, izinkan saya membacakan susunan acara pada hari ini: 1. Pembukaan 2. Pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an 3. Kata Sambutan dari Tuan Rumah 4. Ceramah Singkat tentang Aqiqah dan Pemberian Nama 5. Pembacaan Doa 6. Makan Bersama 7. P...

CONTOH UNDANGAN SHALAT JENAZAH

_*UNDANGAN SHALAT JENAZAH *===========================* *إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَِـــــــــــيْهِ رَاجِـــــــــــعُون* *_TELAH MENINGGAL DUNIA SEORANG PEREMPUAN :_* *NAMA : .................* *UMUR : ...................*  *ALAMAT : ................)*  *KELUARGA : ..............* *MENINGGAL DUNIA : KAMIS, 13 RABIUL AWAL 1445 H / 28 SEPTEMBER 2023 M. JAM : 03.00 WITA.* *DI SHALATKAN PADA : KAMIS, 13 RABIUL AWAL 1445 H / 28 SEPTEMBER 2023 M.*  *WAKTU : BA'DA SHALAT MAGRIB.* *TEMPAT : RUANG INDUK MASJID * *DIMAKAMKAN : ALKAH KELUARGA, * *ATAS NAMA KELUARGA MENGUCAPKAN TERIMA KASIH IKUT MENSHALATKAN JENAZAH, MOHON MAAF ATAS KESALAHAN SEMASA HIDUP DAN BILA ADA TERKAIT HUTANG PIUTANG SEGERA HUBUNGI PIHAK KELUARGA* *اللهم اغفر لها، وارحمها وعافها، واعف عنها، ووسع مدخلها، واغسلها بالماء والثلج والبرد، ونقها من الخطايا كما ينقى الثوب الأبيض من الدنس، وأبدلها دارا خيرا من دارها، وأهلا خيرا من أهلها، وأدخلها الجنة، وقها فتنة القبر وعذاب النار* *جزا كم الله خيرا*

semanagat KERJANYA

Ibn Khaldun dalam Muqaddimah sudah menulis sebuah hukum sosial yang tragis: "Ketika negara masih kokoh, pajak sedikit namun hasilnya banyak. Tetapi ketika negara lemah, pajak diperbanyak, dan hasilnya justru semakin berkurang. Sebab rakyat tak lagi mampu menanggung beban." Ironinya, teori ini kini terbukti di depan mata. Pajak dinaikkan, subsidi dipangkas, pungutan diperluas, tetapi kesejahteraan rakyat tetap jalan di tempat. Sementara kelas istana justru semakin bugar dengan fasilitas, tunjangan, dan gaya hidup yang tak pernah mengenal kata hemat. Padahal, dalam tradisi fikih, prinsip penarikan pajak harus berlandaskan keadilan (al-‘adl fi at-taklīf). Imam al-Mawardi dalam al-Ahkām as-Sulthāniyyah menegaskan, harta rakyat tidak boleh dipungut kecuali dengan hak yang jelas dan untuk kemaslahatan yang nyata. Sebab itu, ‘Umar bin Khattab RA menolak menambah beban rakyat meskipun kas negara menipis, dengan kalimat yang tegas: "Aku tidak akan mempertemukan mereka...