Langsung ke konten utama

dalam dosa

𝗦𝗲𝘁𝗶𝗮𝗽 𝘁𝗲𝗿𝘀𝗮𝗹𝗶𝗽 𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗱𝗼𝘀𝗮, 𝗷𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗽𝗲𝗿𝗻𝗮𝗵 𝗵𝗲𝗻𝘁𝗶 𝗺𝗲𝗺𝗼𝗵𝗼𝗻 𝗮𝗺𝗽𝘂𝗻𝗮𝗻. 𝗜𝘀𝘁𝗶𝗴𝗳𝗮𝗿-𝗹𝗮𝗵, 𝘀𝗲𝗯𝗮𝗯 𝘀𝘆𝗮𝗶𝘁𝗮𝗻 𝗽𝗮𝗹𝗶𝗻𝗴 𝘀𝗲𝗻𝗮𝗻𝗴 𝗸𝗲𝘁𝗶𝗸𝗮 𝗸𝗮𝗺𝘂 𝗺𝗲𝗻𝘆𝗲𝗿𝗮𝗵 𝗱𝗮𝗮𝗿𝗶 𝘁𝗼𝗯𝗮𝘁.

نَصِيْحَةُ الْحَسَنِ الْبَصْرِيِّ رَحِمَهُ اللهُ
«لا تَتْرُكُوا الِاسْتِغْفَارَ، فَإِنَّ الشَّيْطَانَ لَيَفْرَحُ إِذَا تَرَكْتُمُوهُ.»

“Jangan pernah berhenti beristigfar, sebab syaitan sangat gembira jika kalian meninggalkannya.”

📌𝗣𝗶𝗻𝘁𝘂 𝗮𝗺𝗽𝘂𝗻𝗮𝗻 Alloh 𝘁𝗶𝗱𝗮𝗸 𝗽𝗲𝗿𝗻𝗮𝗵 𝘁𝘂𝘁𝘂𝗽.
𝗧𝗼𝗯𝗮𝘁 𝗵𝗮𝗿𝘂𝘀 𝗱𝗶𝘀𝗲𝗴𝗲𝗿𝗮𝗸𝗮𝗻. 𝗝𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝘁𝗲𝗿𝘁𝗶𝗽𝘂 𝗼𝗹𝗲𝗵 𝗸𝗮𝗿𝘂𝗻𝗶𝗮 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝘁𝗮𝗽𝗶 𝗺𝗲𝗺𝗮𝘁𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗱𝗼𝗮—𝗶𝘁𝘂𝗹𝗮𝗵 𝗶𝘀𝘁𝗶𝗱𝗿𝗮𝗷.

“Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kalian berputus asa dari rahmat Allah. Sungguh, Allah mengampuni dosa-dosa semuanya.” (QS. Az-Zumar: 53)

__admin


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berikut contoh naskah pembawa acara (MC) untuk acara Tasmiyah (Aqiqah dan Pemberian Nama Bayi) dengan susunan yang umum digunakan:

MC: Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, washalatu wasalamu ‘ala asyrafil anbiya-i wal mursalin, wa ‘ala alihi wa ashabihi ajma’in. Amma ba’du. Yang terhormat para alim ulama, tokoh masyarakat, serta seluruh tamu undangan yang dirahmati Allah. Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala, yang telah memberikan nikmat dan hidayah-Nya sehingga kita dapat berkumpul dalam acara Tasmiyah (Aqiqah dan Pemberian Nama Bayi) dalam keadaan sehat wal afiat. Salawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam, beserta keluarga, sahabat, dan kita sebagai umatnya hingga akhir zaman. Hadirin yang berbahagia, Sebelum kita memulai acara, izinkan saya membacakan susunan acara pada hari ini: 1. Pembukaan 2. Pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an 3. Kata Sambutan dari Tuan Rumah 4. Ceramah Singkat tentang Aqiqah dan Pemberian Nama 5. Pembacaan Doa 6. Makan Bersama 7. P...

semanagat KERJANYA

Ibn Khaldun dalam Muqaddimah sudah menulis sebuah hukum sosial yang tragis: "Ketika negara masih kokoh, pajak sedikit namun hasilnya banyak. Tetapi ketika negara lemah, pajak diperbanyak, dan hasilnya justru semakin berkurang. Sebab rakyat tak lagi mampu menanggung beban." Ironinya, teori ini kini terbukti di depan mata. Pajak dinaikkan, subsidi dipangkas, pungutan diperluas, tetapi kesejahteraan rakyat tetap jalan di tempat. Sementara kelas istana justru semakin bugar dengan fasilitas, tunjangan, dan gaya hidup yang tak pernah mengenal kata hemat. Padahal, dalam tradisi fikih, prinsip penarikan pajak harus berlandaskan keadilan (al-‘adl fi at-taklīf). Imam al-Mawardi dalam al-Ahkām as-Sulthāniyyah menegaskan, harta rakyat tidak boleh dipungut kecuali dengan hak yang jelas dan untuk kemaslahatan yang nyata. Sebab itu, ‘Umar bin Khattab RA menolak menambah beban rakyat meskipun kas negara menipis, dengan kalimat yang tegas: "Aku tidak akan mempertemukan mereka...

CONTOH UNDANGAN SHALAT JENAZAH

_*UNDANGAN SHALAT JENAZAH *===========================* *إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَِـــــــــــيْهِ رَاجِـــــــــــعُون* *_TELAH MENINGGAL DUNIA SEORANG PEREMPUAN :_* *NAMA : .................* *UMUR : ...................*  *ALAMAT : ................)*  *KELUARGA : ..............* *MENINGGAL DUNIA : KAMIS, 13 RABIUL AWAL 1445 H / 28 SEPTEMBER 2023 M. JAM : 03.00 WITA.* *DI SHALATKAN PADA : KAMIS, 13 RABIUL AWAL 1445 H / 28 SEPTEMBER 2023 M.*  *WAKTU : BA'DA SHALAT MAGRIB.* *TEMPAT : RUANG INDUK MASJID * *DIMAKAMKAN : ALKAH KELUARGA, * *ATAS NAMA KELUARGA MENGUCAPKAN TERIMA KASIH IKUT MENSHALATKAN JENAZAH, MOHON MAAF ATAS KESALAHAN SEMASA HIDUP DAN BILA ADA TERKAIT HUTANG PIUTANG SEGERA HUBUNGI PIHAK KELUARGA* *اللهم اغفر لها، وارحمها وعافها، واعف عنها، ووسع مدخلها، واغسلها بالماء والثلج والبرد، ونقها من الخطايا كما ينقى الثوب الأبيض من الدنس، وأبدلها دارا خيرا من دارها، وأهلا خيرا من أهلها، وأدخلها الجنة، وقها فتنة القبر وعذاب النار* *جزا كم الله خيرا*