Langsung ke konten utama

apapun yang Allah takdirkan untuk kita adalah yang terbaik

𝗔𝗽𝗮𝗽𝘂𝗻 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗔𝗹𝗹𝗼𝗵 𝘁𝗮𝗸𝗱𝗶𝗿𝗸𝗮𝗻 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗸𝗶𝘁𝗮 𝗮𝗱𝗮𝗹𝗮𝗵 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝘁𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸.
𝗠𝗲𝘀𝗸𝗶𝗽𝘂𝗻 𝗸𝗶𝘁𝗮 𝘁𝗶𝗱𝗮𝗸 𝗺𝗲𝗺𝗮𝗵𝗮𝗺𝗶 𝗮𝗹𝗮𝘀𝗮𝗻𝗻𝘆𝗮, 𝗯𝗮𝗵𝗸𝗮𝗻 𝗯𝗲𝗿𝘁𝗲𝗻𝘁𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗸𝗲𝗶𝗻𝗴𝗶𝗻𝗮𝗻 𝗸𝗶𝘁𝗮. 𝗧𝗲𝘁𝗮𝗽 𝘀𝗮𝗷𝗮, 𝗽𝗶𝗹𝗶𝗵𝗮𝗻 𝗔𝗹𝗹𝗼𝗵 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝘁𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸.

📌 𝗦𝗲𝗯𝗮𝗯 𝗸𝗶𝘁𝗮 𝘁𝗶𝗱𝗮𝗸 𝘀𝗲𝗹𝗮𝗹𝘂 𝗺𝗲𝗹𝗶𝗵𝗮𝘁 𝗵𝗸𝗶𝗺𝗮𝗵 𝗱𝗶𝗯𝗮𝗹𝗶𝗸 𝘁𝗮𝗸𝗱𝗶𝗿, 𝘁𝗲𝘁𝗮𝗽𝗶 𝗔𝗹𝗹𝗼𝗵 𝘁𝗮𝗵𝘂 𝗮𝗽𝗮 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗸𝗶𝘁𝗮 𝗯𝘂𝘁𝘂𝗵, 𝗸𝗲𝗿𝗲𝗻𝗮 𝗗𝗶𝗮 𝗬𝗮𝗻𝗴 𝗠𝗮𝗵𝗮 𝗠𝗲𝗻𝗴𝘂𝗿𝘂𝘀 𝗱𝗮𝗻 𝗠𝗮𝗵𝗮 𝗠𝗲𝗻𝗴𝗮𝘀𝗶𝗵𝗶.

𝗬𝗮𝗻𝗴 𝗸𝗶𝘁𝗮 𝗶𝗻𝗴𝗶𝗻𝗸𝗮𝗻 𝘁𝗲𝗿𝗸𝗮𝗱𝗮𝗻𝗴 𝘁𝗶𝗱𝗮𝗸 𝗯𝗮𝗶𝗸 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗸𝗶𝘁𝗮, 𝗱𝗮𝗻 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗸𝗶𝘁𝗮 𝘁𝗮𝗸𝘂𝘁𝗶 𝗷𝘂𝘀𝘁𝗿𝘂 𝗺𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻𝘁𝗮𝗿𝗸𝗮𝗻 𝗸𝗲𝗯𝗮𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗯𝗲𝘀𝗮𝗿.

𝗧𝗲𝗿𝘂𝘀 𝗯𝗲𝗿𝘂𝘀𝗮𝗵𝗮, 𝘁𝗲𝗿𝘂𝘀 𝘁𝗮𝘄𝗮𝗸𝗸𝗮𝗹. 𝗞𝗮𝗿𝗲𝗻𝗮 𝗽𝗶𝗹𝗶𝗵𝗮𝗻 𝗔𝗹𝗹𝗼𝗵 𝘁𝗶𝗱𝗮𝗸 𝗽𝗲𝗿𝗻𝗮𝗵 𝘀𝗮𝗹𝗮𝗵. 🤍

✨ Simpan postingan ini sebagai pengingat saat hati mulai meragukan takdir Alloh.

__admin

#aagym #kajianaagym #tawakal #Reminder #amalsaleh #dakwah #beninghati #MQDigital

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berikut contoh naskah pembawa acara (MC) untuk acara Tasmiyah (Aqiqah dan Pemberian Nama Bayi) dengan susunan yang umum digunakan:

MC: Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, washalatu wasalamu ‘ala asyrafil anbiya-i wal mursalin, wa ‘ala alihi wa ashabihi ajma’in. Amma ba’du. Yang terhormat para alim ulama, tokoh masyarakat, serta seluruh tamu undangan yang dirahmati Allah. Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala, yang telah memberikan nikmat dan hidayah-Nya sehingga kita dapat berkumpul dalam acara Tasmiyah (Aqiqah dan Pemberian Nama Bayi) dalam keadaan sehat wal afiat. Salawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam, beserta keluarga, sahabat, dan kita sebagai umatnya hingga akhir zaman. Hadirin yang berbahagia, Sebelum kita memulai acara, izinkan saya membacakan susunan acara pada hari ini: 1. Pembukaan 2. Pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an 3. Kata Sambutan dari Tuan Rumah 4. Ceramah Singkat tentang Aqiqah dan Pemberian Nama 5. Pembacaan Doa 6. Makan Bersama 7. P...

semanagat KERJANYA

Ibn Khaldun dalam Muqaddimah sudah menulis sebuah hukum sosial yang tragis: "Ketika negara masih kokoh, pajak sedikit namun hasilnya banyak. Tetapi ketika negara lemah, pajak diperbanyak, dan hasilnya justru semakin berkurang. Sebab rakyat tak lagi mampu menanggung beban." Ironinya, teori ini kini terbukti di depan mata. Pajak dinaikkan, subsidi dipangkas, pungutan diperluas, tetapi kesejahteraan rakyat tetap jalan di tempat. Sementara kelas istana justru semakin bugar dengan fasilitas, tunjangan, dan gaya hidup yang tak pernah mengenal kata hemat. Padahal, dalam tradisi fikih, prinsip penarikan pajak harus berlandaskan keadilan (al-‘adl fi at-taklīf). Imam al-Mawardi dalam al-Ahkām as-Sulthāniyyah menegaskan, harta rakyat tidak boleh dipungut kecuali dengan hak yang jelas dan untuk kemaslahatan yang nyata. Sebab itu, ‘Umar bin Khattab RA menolak menambah beban rakyat meskipun kas negara menipis, dengan kalimat yang tegas: "Aku tidak akan mempertemukan mereka...

CONTOH UNDANGAN SHALAT JENAZAH

_*UNDANGAN SHALAT JENAZAH *===========================* *إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَِـــــــــــيْهِ رَاجِـــــــــــعُون* *_TELAH MENINGGAL DUNIA SEORANG PEREMPUAN :_* *NAMA : .................* *UMUR : ...................*  *ALAMAT : ................)*  *KELUARGA : ..............* *MENINGGAL DUNIA : KAMIS, 13 RABIUL AWAL 1445 H / 28 SEPTEMBER 2023 M. JAM : 03.00 WITA.* *DI SHALATKAN PADA : KAMIS, 13 RABIUL AWAL 1445 H / 28 SEPTEMBER 2023 M.*  *WAKTU : BA'DA SHALAT MAGRIB.* *TEMPAT : RUANG INDUK MASJID * *DIMAKAMKAN : ALKAH KELUARGA, * *ATAS NAMA KELUARGA MENGUCAPKAN TERIMA KASIH IKUT MENSHALATKAN JENAZAH, MOHON MAAF ATAS KESALAHAN SEMASA HIDUP DAN BILA ADA TERKAIT HUTANG PIUTANG SEGERA HUBUNGI PIHAK KELUARGA* *اللهم اغفر لها، وارحمها وعافها، واعف عنها، ووسع مدخلها، واغسلها بالماء والثلج والبرد، ونقها من الخطايا كما ينقى الثوب الأبيض من الدنس، وأبدلها دارا خيرا من دارها، وأهلا خيرا من أهلها، وأدخلها الجنة، وقها فتنة القبر وعذاب النار* *جزا كم الله خيرا*