Langsung ke konten utama

PAHALA ORANG YANG MENGHAFAL AL-QUR'ANPAHALA ORANG YANG MENGHAFALAL-QUR'AN

Menghafal al-Quran termasuk ibadah jika dilakukan ikhlas karena Allah dan bukan utk mengharapkan pujian di dunia. Bahkan salah satu ciri orang yg berilmu menurut standar al-Quran, adalah mereka yang memiliki hafalan al-Quran. Allah berfirman:

"Bahkan, Al Quran itu adalah ayat-ayat yang nyata, yang ada di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu.. (QS. al-Ankabut: 49).

Allah memberikan banyak keutamaan bagi para penghafal al-Quran, di dunia dan akhirat.

1. Didahulukan menjadi imam ketika shalat jamaah.

"Yang paling berhak jadi imam adalah yg paling banyak hafalan Quran-nya. Jika dalam hafalan quran mereka sama, maka didahulukan yg paling paham dengan sunnah...(HR. Ahmad)

2. Ketika meninggal, dia didahulukan. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menggabungkan dua jenazah uhud dalam satu  kain kafan. Setiap hendak memakamkan, beliau tanya, "Siapa yang paling banyak hafalan quran nya?"

Kemudian Nabi memposisikan yg paling banyak hafalannya di posisi paling dekat dengan lahat. Lalu beliau bersabda, "Saya akan menjadi saksi bagi mereka kelak di hari kiamat. (HR. Bukhari)

3. Diutamakan untuk menjadi pemimpin.

Ketika Umar menjadi khalifah, beliau menunjuk Nafi' bin Abdul Harits untuk menjadi gubernur di Mekah. Suatu ketika, Umar bertemu Nafi' di daerah Asfan."Siapa yang menggantikanmu di Mekah?" tanya Umar."Ibnu Abza." Jawab Nafi'."Siapa Ibnu Abza?" tanya Umar. "Salah satu mantan budak di Mekah." Jawab Nafi'."Mantan budak kamu jadikan sebagai pemimpin?" tanya Umar."Dia hafal al-Quran, dan paham tentang ilmu faraid." Jawab Nafi'. Kemudian Umar mengatakan, bahwa Nabi bersabda, "Sesungguhnya Allah mengangkat sebagian kaum berkat kitab ini (al-Quran), dan Allah menghinakan kaum yang lain, juga karena al-Quran." (HR. Ahmad & Muslim)

4. Kedudukan hafidz Quran di surga, sesuai banyaknya ayat yg ia hafal.

"Baca dan naiklah ke tingkat berikutnya. Baca dgn tartil sebagaimana dulu kamu mentartilkan al-Quran ketika di dunia. Karena kedudukanmu di surga setingkat dgn banyaknya ayat yg kamu hafal." (HR. Abu Daud)

5. Ditemani Malaikat.

"Orang yg membaca dan menghafal al-Quran, dia bersama para malaikat yg mulia. Sementara orang yg membaca al-Quran, dia berusaha menghafalnya, dan itu masih sulit baginya, maka dia mendapat dua pahala. (HR. Bukhari)

6. Di akhirat, akan diberi mahkota dan pakaian kemuliaan.

"Al-Quran akan datang pada hari kiamat, lalu ia berkata, "Ya Allah, berikan dia perhiasan." Lalu Allah berikan seorang hafidz Quran mahkota kemuliaan. Al-Quran meminta lagi, "Ya Allah, tambahkan untuknya." Lalu dia diberi pakaian kemuliaan. Kemudian dia minta lagi,"Ya Allah, ridhoi dia."Allah-pun meridhoinya. Lalu dikatakan kpd hafidz quran, "Bacalah dan naiklah, akan ditambahkan untukmu pahala dr setiap ayat yg kamu baca. (HR. Tirmidzi)

7. Al-Quran memberi syafaat baginya.

"Rajinlah membaca al-Quran, karena dia akan menjadi syafaat bagi penghafalnya di hari kiamat. (HR. Muslim)

8. Orang tuanya diberi mahkota cahaya di akhirat.

"Siapa yang menghafal al-Quran, mengkajinya dan mengamalkannya, maka Allah akan memberikan mahkota bagi kedua orang tuanya dari cahaya yg terangnya seperti matahari. Dan kedua orang tuanya akan diberi dua pakaian yg tidak bisa dinilai dengan dunia. Kemudian kedua orang tuanya bertanya, "Mengapa saya diberi pakaian ini?" Lalu disampaikan kepadanya, "Disebabkan anakmu telah mengamalkan al-Quran." (HR. Hakim)

Dalam riwayat lain :

"Al-Quran akan datang pd hari kiamat seperti orang yg wajahnya cerah. Lalu bertanya kepada penghafalnya, "Kamu kenal saya? Sayalah membuat kamu begadang tidak tidur di malam hari, yg membuat kamu kehausan di siang harimu... "kemudian diletakkan mahkota kehormatan di kepalanya, dan kedua orang tuanya diberi pakaian indah yg tidak bisa dinilai dgn dunia seisinya. Lalu orang tuanya menanyakan, "Ya Allah, dari mana kami bisa diberi pakaian seperti ini?" kemudian dijawab, "Karena anakmu belajar al-Quran." (HR.Thabrani)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berikut contoh naskah pembawa acara (MC) untuk acara Tasmiyah (Aqiqah dan Pemberian Nama Bayi) dengan susunan yang umum digunakan:

MC: Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, washalatu wasalamu ‘ala asyrafil anbiya-i wal mursalin, wa ‘ala alihi wa ashabihi ajma’in. Amma ba’du. Yang terhormat para alim ulama, tokoh masyarakat, serta seluruh tamu undangan yang dirahmati Allah. Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala, yang telah memberikan nikmat dan hidayah-Nya sehingga kita dapat berkumpul dalam acara Tasmiyah (Aqiqah dan Pemberian Nama Bayi) dalam keadaan sehat wal afiat. Salawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam, beserta keluarga, sahabat, dan kita sebagai umatnya hingga akhir zaman. Hadirin yang berbahagia, Sebelum kita memulai acara, izinkan saya membacakan susunan acara pada hari ini: 1. Pembukaan 2. Pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an 3. Kata Sambutan dari Tuan Rumah 4. Ceramah Singkat tentang Aqiqah dan Pemberian Nama 5. Pembacaan Doa 6. Makan Bersama 7. P...

semanagat KERJANYA

Ibn Khaldun dalam Muqaddimah sudah menulis sebuah hukum sosial yang tragis: "Ketika negara masih kokoh, pajak sedikit namun hasilnya banyak. Tetapi ketika negara lemah, pajak diperbanyak, dan hasilnya justru semakin berkurang. Sebab rakyat tak lagi mampu menanggung beban." Ironinya, teori ini kini terbukti di depan mata. Pajak dinaikkan, subsidi dipangkas, pungutan diperluas, tetapi kesejahteraan rakyat tetap jalan di tempat. Sementara kelas istana justru semakin bugar dengan fasilitas, tunjangan, dan gaya hidup yang tak pernah mengenal kata hemat. Padahal, dalam tradisi fikih, prinsip penarikan pajak harus berlandaskan keadilan (al-‘adl fi at-taklīf). Imam al-Mawardi dalam al-Ahkām as-Sulthāniyyah menegaskan, harta rakyat tidak boleh dipungut kecuali dengan hak yang jelas dan untuk kemaslahatan yang nyata. Sebab itu, ‘Umar bin Khattab RA menolak menambah beban rakyat meskipun kas negara menipis, dengan kalimat yang tegas: "Aku tidak akan mempertemukan mereka...

CONTOH UNDANGAN SHALAT JENAZAH

_*UNDANGAN SHALAT JENAZAH *===========================* *إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَِـــــــــــيْهِ رَاجِـــــــــــعُون* *_TELAH MENINGGAL DUNIA SEORANG PEREMPUAN :_* *NAMA : .................* *UMUR : ...................*  *ALAMAT : ................)*  *KELUARGA : ..............* *MENINGGAL DUNIA : KAMIS, 13 RABIUL AWAL 1445 H / 28 SEPTEMBER 2023 M. JAM : 03.00 WITA.* *DI SHALATKAN PADA : KAMIS, 13 RABIUL AWAL 1445 H / 28 SEPTEMBER 2023 M.*  *WAKTU : BA'DA SHALAT MAGRIB.* *TEMPAT : RUANG INDUK MASJID * *DIMAKAMKAN : ALKAH KELUARGA, * *ATAS NAMA KELUARGA MENGUCAPKAN TERIMA KASIH IKUT MENSHALATKAN JENAZAH, MOHON MAAF ATAS KESALAHAN SEMASA HIDUP DAN BILA ADA TERKAIT HUTANG PIUTANG SEGERA HUBUNGI PIHAK KELUARGA* *اللهم اغفر لها، وارحمها وعافها، واعف عنها، ووسع مدخلها، واغسلها بالماء والثلج والبرد، ونقها من الخطايا كما ينقى الثوب الأبيض من الدنس، وأبدلها دارا خيرا من دارها، وأهلا خيرا من أهلها، وأدخلها الجنة، وقها فتنة القبر وعذاب النار* *جزا كم الله خيرا*