Langsung ke konten utama

judul skripsi Fakultas Dakwah yang bisa dijadikan referensi, sesuai dengan berbagai program studi di dalamnya:

Berikut beberapa judul skripsi Fakultas Dakwah yang bisa dijadikan referensi, sesuai dengan berbagai program studi di dalamnya:

1. Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI)

Peran Media Sosial dalam Dakwah Digital di Kalangan Generasi Milenial

Efektivitas Podcast Islami sebagai Sarana Dakwah di Era Digital

Analisis Retorika Khotib Jumat dalam Meningkatkan Kesadaran Keagamaan

Strategi Dakwah di Televisi: Studi Kasus Program Keislaman di TV Nasional

Pengaruh Konten Dakwah di YouTube terhadap Pemahaman Keislaman Mahasiswa


2. Jurusan Bimbingan dan Konseling Islam (BKI)

Peran Konselor Islam dalam Menangani Kecemasan Remaja di Era Digital

Efektivitas Konseling Islami dalam Mengatasi Kecanduan Gadget pada Remaja

Bimbingan Keagamaan untuk Narapidana: Studi Kasus di Lapas Kelas IIA

Pendekatan Dakwah dalam Konseling Perkawinan pada Pasangan Muda

Peran Kiai dalam Menyelesaikan Konflik Rumah Tangga di Masyarakat Pesantren


3. Jurusan Manajemen Dakwah

Strategi Manajemen Dakwah di Masjid Perkotaan untuk Menarik Minat Anak Muda

Analisis Manajemen Kegiatan Dakwah di Organisasi Remaja Masjid

Peran Lembaga Zakat dalam Meningkatkan Kesejahteraan Umat melalui Dakwah Ekonomi

Penerapan Manajemen Event pada Kegiatan Dakwah Kampus

Efektivitas Program Dakwah Berbasis Ekonomi Kreatif di Komunitas Muslim Urban


4. Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI)

Dampak Program Pemberdayaan Ekonomi Umat oleh Lembaga Dakwah Islam

Strategi Dakwah dalam Pemberdayaan Masyarakat di Wilayah Minoritas Muslim

Peran Dai dalam Meningkatkan Kesadaran Lingkungan Berbasis Islam

Efektivitas Program Dakwah Berbasis Kesehatan dalam Meningkatkan Pola Hidup Islami

Dakwah Partisipatif dalam Meningkatkan Kesadaran Sosial di Pedesaan


Kalau butuh judul yang lebih spesifik sesuai minat atau studi kasus tertentu, beri tahu saya!


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berikut contoh naskah pembawa acara (MC) untuk acara Tasmiyah (Aqiqah dan Pemberian Nama Bayi) dengan susunan yang umum digunakan:

MC: Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, washalatu wasalamu ‘ala asyrafil anbiya-i wal mursalin, wa ‘ala alihi wa ashabihi ajma’in. Amma ba’du. Yang terhormat para alim ulama, tokoh masyarakat, serta seluruh tamu undangan yang dirahmati Allah. Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala, yang telah memberikan nikmat dan hidayah-Nya sehingga kita dapat berkumpul dalam acara Tasmiyah (Aqiqah dan Pemberian Nama Bayi) dalam keadaan sehat wal afiat. Salawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam, beserta keluarga, sahabat, dan kita sebagai umatnya hingga akhir zaman. Hadirin yang berbahagia, Sebelum kita memulai acara, izinkan saya membacakan susunan acara pada hari ini: 1. Pembukaan 2. Pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an 3. Kata Sambutan dari Tuan Rumah 4. Ceramah Singkat tentang Aqiqah dan Pemberian Nama 5. Pembacaan Doa 6. Makan Bersama 7. P...

semanagat KERJANYA

Ibn Khaldun dalam Muqaddimah sudah menulis sebuah hukum sosial yang tragis: "Ketika negara masih kokoh, pajak sedikit namun hasilnya banyak. Tetapi ketika negara lemah, pajak diperbanyak, dan hasilnya justru semakin berkurang. Sebab rakyat tak lagi mampu menanggung beban." Ironinya, teori ini kini terbukti di depan mata. Pajak dinaikkan, subsidi dipangkas, pungutan diperluas, tetapi kesejahteraan rakyat tetap jalan di tempat. Sementara kelas istana justru semakin bugar dengan fasilitas, tunjangan, dan gaya hidup yang tak pernah mengenal kata hemat. Padahal, dalam tradisi fikih, prinsip penarikan pajak harus berlandaskan keadilan (al-‘adl fi at-taklīf). Imam al-Mawardi dalam al-Ahkām as-Sulthāniyyah menegaskan, harta rakyat tidak boleh dipungut kecuali dengan hak yang jelas dan untuk kemaslahatan yang nyata. Sebab itu, ‘Umar bin Khattab RA menolak menambah beban rakyat meskipun kas negara menipis, dengan kalimat yang tegas: "Aku tidak akan mempertemukan mereka...

CONTOH UNDANGAN SHALAT JENAZAH

_*UNDANGAN SHALAT JENAZAH *===========================* *إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَِـــــــــــيْهِ رَاجِـــــــــــعُون* *_TELAH MENINGGAL DUNIA SEORANG PEREMPUAN :_* *NAMA : .................* *UMUR : ...................*  *ALAMAT : ................)*  *KELUARGA : ..............* *MENINGGAL DUNIA : KAMIS, 13 RABIUL AWAL 1445 H / 28 SEPTEMBER 2023 M. JAM : 03.00 WITA.* *DI SHALATKAN PADA : KAMIS, 13 RABIUL AWAL 1445 H / 28 SEPTEMBER 2023 M.*  *WAKTU : BA'DA SHALAT MAGRIB.* *TEMPAT : RUANG INDUK MASJID * *DIMAKAMKAN : ALKAH KELUARGA, * *ATAS NAMA KELUARGA MENGUCAPKAN TERIMA KASIH IKUT MENSHALATKAN JENAZAH, MOHON MAAF ATAS KESALAHAN SEMASA HIDUP DAN BILA ADA TERKAIT HUTANG PIUTANG SEGERA HUBUNGI PIHAK KELUARGA* *اللهم اغفر لها، وارحمها وعافها، واعف عنها، ووسع مدخلها، واغسلها بالماء والثلج والبرد، ونقها من الخطايا كما ينقى الثوب الأبيض من الدنس، وأبدلها دارا خيرا من دارها، وأهلا خيرا من أهلها، وأدخلها الجنة، وقها فتنة القبر وعذاب النار* *جزا كم الله خيرا*