Langsung ke konten utama

Datu Kalampayan


Datu Kalampayan Adalah Khalifah Muthlaq Dari Syaikh Semman aLMadani".
Sumber @zein__ahbab
Muhammad Zainuddin bin H.AbdurRahman.

DiCeritakan Oleh Alhm.Guru DiSekumpul Bahwasanya Datu Kalampayan Adalah Khalifah Muthlaq Dari Syaikh Semman aLMadani.Dari Semua Murid Syaikh Semman Cuma Datu Kalampayan Yang Mencapai Derajat Yang Paling Tinggi Maka Dari Itu Syaikh Semman Memberikan Tongkat Kewalian Kepada Datu Kalampayan.
Dan Kata Alhm.Guru DiSekumpul Siapapun Yang Jadi Murid Syaikh Semman Semuanya Pasti Diberikan Allah Ta'ala Tittle Wali Qutub.Baik Laki2,Perempuan,Anak Kecil,Atau Siapapun Yang Jadi Murid Syaikh Semman aLmadani.Yang Jelas Siapapun Yang Jadi Murid Syaikh Semman Pasti Diberikan Allah Tittle Wali Qutub.
Inilah Salah Satu Keistimewaan Syaikh Semman aLMadani Kata Alhm.Guru DiSekumpul.
Dari Segi Usia,Datu Kalampayan Lebih Tua 30 Tahun Dari Syaikh Semman aLMadani.
Syaikh Semman Keturunan Cucu Rasulullah Sayyidina Hasan.
Sedangkan Datu Kalampayan Keturunan Cucu Rasulullah Sayyidina Husein.
Keistimewaan Datu Kalampayan Adalah Do'a Beliau Untuk Seluruh Dzurriyat Beliau Jadi Ulama Besar Lagi Zuhud.
Terbukti Banyak Dzurriyat Beliau Jadi Ulama Besar Dikalimantan Dan Luar Daerah Berkat Do'a Beliau.
Salah Satu Dzurriyat Datu Kalampayan Yang Jadi Ulama Besar DiLuar Kalimantan Adalah Datu Sapat(Syaikh AbdurRahman Shiddiq).Beliau Bermaqom Ditambilahan,Riau,Sumatera.Beliau Adalah Anak Dari Datu Landak(Syaikh Muhammad Afif)Yang Bermaqom Dikalampayan.
Datu Kalampayan Yang Bernama Syaikh Muhammad Arsyad bin Abdullah aLbanjari Bermaqom Dikalampayan Martapura Kalimantan Selatan.
Sedangkan Guru Beliau,Syaikh Semman aLmadani Bernama Sayyid Muhammad bin Abdul Karim AsSamman aLmadani Bermaqom DiBaqi',Madinah.Berhampiran Dengan Maqom Segala Isteri2 Rasulullah saw.
Beruntung Kita Orang Kalimantan Punya Datu Kalampayan Yang Pangkat Beliau Wali Qutub dan Beliau Jadi Khalifah Dari Syaikh Semman aLMadani.
Kata Alhm.Guru DiSekumpul,,"Kalau Kita Punya Isteri,Sedangkan Isteri Kita Dalam Keadaan Hamil,Sering2lah Membaca Manaqib Auliya Allah dan Berdo'alah Agar Mendapatkan Anak Yang Sholeh dan Sholehah.Dengan Berkat Para Wali Mudah2an Mendapatkan Dzurriyat Yang Sholeh dan Sholehah.
Salah Satu Dzurriyat Datu Kalampayan Yang Tittlenya Juga Wali Qutub Adalah Alhm.Guru DiSekumpul/Abah Guru Sekumpul.Beliau Derajatnya Juga Tinggi dan Maqom Beliau 'Arif Billah.
Syaikh Semman Wali Qutub.
Datu Kalampayan Wali Qutub.
Dan Juga Alhm.Guru DiSekumpul Wali Qutub.

Mudah2an Kita Termasuk Orang2 Yang Mencintai Wali2.
Mudah2an Berkat Walinya Allah,Kita Mendapatkan Dzurriyat Yang Sholeh dan Sholehah.
Mudah2an Berkat Rasulullah dan Waliyullah,Dosa2 Kita Dzohir Bathin Seumur Hidup Diampuni Allah Ta'ala.
Qobul Segala Hajat,Selamat Dunia Akhirat,Husnul Khatimah 'Indal Maut,Masuk Surga Bighoiri Hisaab,Terkumpul Bersama Rasulullah,Syaikh Semman aLMadani,Datu Kalampayan dan Juga Terkumpul Bersama Alhm.Guru DiSekumpul,,Aamiin...!!!

#Datu Kalampayan(Syaikh Muhammad Arsyad bin Abdullah aLbanjari)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berikut contoh naskah pembawa acara (MC) untuk acara Tasmiyah (Aqiqah dan Pemberian Nama Bayi) dengan susunan yang umum digunakan:

MC: Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, washalatu wasalamu ‘ala asyrafil anbiya-i wal mursalin, wa ‘ala alihi wa ashabihi ajma’in. Amma ba’du. Yang terhormat para alim ulama, tokoh masyarakat, serta seluruh tamu undangan yang dirahmati Allah. Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala, yang telah memberikan nikmat dan hidayah-Nya sehingga kita dapat berkumpul dalam acara Tasmiyah (Aqiqah dan Pemberian Nama Bayi) dalam keadaan sehat wal afiat. Salawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam, beserta keluarga, sahabat, dan kita sebagai umatnya hingga akhir zaman. Hadirin yang berbahagia, Sebelum kita memulai acara, izinkan saya membacakan susunan acara pada hari ini: 1. Pembukaan 2. Pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an 3. Kata Sambutan dari Tuan Rumah 4. Ceramah Singkat tentang Aqiqah dan Pemberian Nama 5. Pembacaan Doa 6. Makan Bersama 7. P...

CONTOH UNDANGAN SHALAT JENAZAH

_*UNDANGAN SHALAT JENAZAH *===========================* *إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَِـــــــــــيْهِ رَاجِـــــــــــعُون* *_TELAH MENINGGAL DUNIA SEORANG PEREMPUAN :_* *NAMA : .................* *UMUR : ...................*  *ALAMAT : ................)*  *KELUARGA : ..............* *MENINGGAL DUNIA : KAMIS, 13 RABIUL AWAL 1445 H / 28 SEPTEMBER 2023 M. JAM : 03.00 WITA.* *DI SHALATKAN PADA : KAMIS, 13 RABIUL AWAL 1445 H / 28 SEPTEMBER 2023 M.*  *WAKTU : BA'DA SHALAT MAGRIB.* *TEMPAT : RUANG INDUK MASJID * *DIMAKAMKAN : ALKAH KELUARGA, * *ATAS NAMA KELUARGA MENGUCAPKAN TERIMA KASIH IKUT MENSHALATKAN JENAZAH, MOHON MAAF ATAS KESALAHAN SEMASA HIDUP DAN BILA ADA TERKAIT HUTANG PIUTANG SEGERA HUBUNGI PIHAK KELUARGA* *اللهم اغفر لها، وارحمها وعافها، واعف عنها، ووسع مدخلها، واغسلها بالماء والثلج والبرد، ونقها من الخطايا كما ينقى الثوب الأبيض من الدنس، وأبدلها دارا خيرا من دارها، وأهلا خيرا من أهلها، وأدخلها الجنة، وقها فتنة القبر وعذاب النار* *جزا كم الله خيرا*

semanagat KERJANYA

Ibn Khaldun dalam Muqaddimah sudah menulis sebuah hukum sosial yang tragis: "Ketika negara masih kokoh, pajak sedikit namun hasilnya banyak. Tetapi ketika negara lemah, pajak diperbanyak, dan hasilnya justru semakin berkurang. Sebab rakyat tak lagi mampu menanggung beban." Ironinya, teori ini kini terbukti di depan mata. Pajak dinaikkan, subsidi dipangkas, pungutan diperluas, tetapi kesejahteraan rakyat tetap jalan di tempat. Sementara kelas istana justru semakin bugar dengan fasilitas, tunjangan, dan gaya hidup yang tak pernah mengenal kata hemat. Padahal, dalam tradisi fikih, prinsip penarikan pajak harus berlandaskan keadilan (al-‘adl fi at-taklīf). Imam al-Mawardi dalam al-Ahkām as-Sulthāniyyah menegaskan, harta rakyat tidak boleh dipungut kecuali dengan hak yang jelas dan untuk kemaslahatan yang nyata. Sebab itu, ‘Umar bin Khattab RA menolak menambah beban rakyat meskipun kas negara menipis, dengan kalimat yang tegas: "Aku tidak akan mempertemukan mereka...