Langsung ke konten utama

Postingan

Pengertian Sabar

Sabar Atas Taqdir Adalah Termasuk Iman حَدَّثَنِي ثَابِتُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُرَّةَ عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّه...

Bulan Ramadhan

1. Malam pertama عن على بن ابى طالب رضى الله تعالى عنه انه قال سئل النبى عليه الصلاة والسلام عن فضائل التراويح فى شهر رمضان فقال يخرج المؤمن من ذنبه فى اول ليلة كيوم ولدته امه Diriwayatkan dari ali bin abi tholib Ra.bahwa sesungguhnya ali berk...

Sahur: Perbanyak Istighfar Dan Doa🥇*

Disela santap sahur, jangan lupa untuk memperbanyak istighfar dan doa. A. Istighfar. Allah ta’ala berfirman, وَالْمُسْتَغْفِرِينَ بِالْأَسْحَارِ “Dan orang-orang yang meminta ampun di waktu sahur”  (QS. Ali Imran: 17) Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan bahwa ayat ini menunjukkan keutamaan memperbanyak istighfar di waktu sahur (Tafsir al-Qur'an al-'Azhim) B. Berdoa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Allah tabaraka wa ta’ala turun ke langit dunia pada setiap malam tatkala tersisa sepertiga akhir malam.. Allah berfirman: مَنْ يَدْعُونِى فَأَسْتَجِيبَ لَ...

Mengikat Diri

   Ketahuilah bahwa akal adalah laksana penjual yang berdagang di jalan menuju akhirat, di mana yang menjadi pasangannya adalah jiwa.    Akal tidak dapat mencapai keinginan yang dimaksud — yaitu keuntungan akhirat, sebagaimana pedagang yang tidak mendapatkan laba — jika pasangannya, yaitu jiwa, tidak menjalankan amanahnya ketika dibiarkan begitu saja berada di belakangnya.    Oleh karenanya, pertama akal harus mengikat atau memberi penawaran pada jiwa, lalu mengawasi, mengoreksi, menghukumnya jika salah, berjuang keras untuk keluar dari belenggu kesalahan dan yang terakhir menegurnya ketika bersalah.    Setelah itu, barulah akal membebankan pekerjaan kepada jiwa, memberikan syarat kepadanya, lalu menunjukkan jalan menuju kebahagiaan dan memerintahkannya untuk menjalankan sesuatu sesuai dengan yang diperintahkan. *ﻭَٱللّٰهُ أَﻋْﻠَﻢ...

Bahaya Cinta Dunia dan Fitnahnya*

Rasulullah SAW bersabda: *حُبُّ ٱلدُّنْيَا رَأْسُ كُلُّ خَطِيْئَةٍ*    _"Cinta pada dunia adalah sumber dari segala kesalahan."_    Jika cinta kepada dunia adalah sumber dari segala kesalahan, sumber segala bencana, pangkal segala kehancuran, dan sumber berbagai macam fitnah dan malapetaka, artinya, ia adalah bahaya yang telah mewabah di zaman ini, sangat besar bahaya dan akibatnya bahkan telah merata di berbagai kalangan baik atas maupun bawah.    Manusia pun saling memamerkannya tanpa rasa malu seakan-akan ia tidak memiliki cacat maupun kekurangan di dalamnya, karena dunia telah menguasai hati mereka dan menimbulkan sifat tamak untuk memakmurkan dunia serta mengumpulkan harta bendanya.    Sehingga mereka datang silih berganti de...

Meninggalkan Yang Tidak Berguna

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: مِنْ حُسْنِ إِسْلاَمِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لاَ يَعْنِيْهِ حديث حسن رواه ا...

Keutamaan Shalat Dhuha

عَنْ أَبِي ذَرٍّ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلَامَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَ...