Di katakan bahwa ada beberapa hakikat dari berdzikir kepada Allah taala, atau yang di maksud dengan tujuan dari di syari'atkan nya berdzikir. Adapun diantara. beberapa hakikat atau tujuan dari syari'at tersebut adalah 1) hadir nya hati seseorang, dan 2) merenungi makna dzikir yang di baca serta memahami makna dari dzikir tersebut.
Setiap kali kita berdzikir, usahakan lah untuk selalu menghadirkan hati yang ada di dalam diri kita. Jangan sampai ketika mulut atau lisan kita menyebut Allah taala (berdzikir), namun hati yang ada di dalam diri kita tidak ada bersama nya.
Ketahui lah bahwa setiap sesuatu yang terkoneksi atau terhubung dengan Nabi Muhammad Saw adalah sesuatu yang mempunyai keberkahan. Dan setiap sesuatu yang terputus dari Nabi Muhammad Saw adalah sesuatu yang tidak mempunyai keberkahan. Dari sebab itu jangan sampai kita menyepelekan sesuatu yang di dalam nya terdapat keberkahan dari Allah taala.
Bersyukur lah dengan rezeki rezeki yang telah Allah taala berikan kepada kita.
Jangan sampai kita meremehkan atau menyepelekan adab dan tata krama. Kenapa? Karena Abdullah bin Mubarak (beliau) mengatakan bahwa orang yang
menyepelekan adab adalah orang yang akan mendapatkan siksaan dari Allah taala, adapun siksaan yang akan di dapatkan oleh orang tersebut adalah terharamkan dan berat di dalam melakukan sunnah.
Ketahui lah bahwa orang yang beramal namun tidak di dasari dengan ilmu pengetahuan adalah orang yang amal nya akan di tolak dan tidak akan di terima oleh Allah taala.
Komentar
Posting Komentar