Langsung ke konten utama

Jam Kehidupan

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته ومغفرته ورضوانه ومعونته وهدايته وشفاعته آمين اللهم آمين

Jam Kehidupan Hanya Diputar Satu Kali Saja..Tak Seorangpun sanggup mengatakan kapan jarum jam ini akan berhenti.

Mungkin satu jam lagi.
Mungkin besok.
Mungkin bulan depan.
Mungkin tahun depan.

*SEKARANG,* adalah satu-satunya waktu yang kita miliki.

Manfaatkan hidup ini. Sediakan waktu untuk *Tuhan dan sesama*. Bekerjalah dengan sungguh-sungguh.

Jangan pernah berkata, "Besok kan masih ada waktu, aku bisa melakukannya besok." Karena *setiap saat jarum jam itu dapat berhenti.*

Saat ini kita masih menginjak tanah, mungkin esok kita yang diinjak.

Jangan _bangga dengan handphone canggih,_ karena alat komunikasi yang bisa menyelamatkan kita hanyalah *DOA*.

Jangan _bangga dengan rumah mewah,_ karena rumah terakhir kita di dunia adalah *KUBURAN*

Jangan _bangga dgn gelar,_ karena gelar kita yang terakhir adalah *ALMARHUM*.

Jangan _bangga dengan wajah yang cantik/tampan,_ karena wajah kita yang terakhir adalah *TENGKORAK*.

Jangan _bangga dengan mobil mewah,_ karena mobil terakhir kita adalah *MOBIL JENAZAH*.

Jangan _sombong dengan tempat tidur yang nyaman,_ karena tempat tidur kita yang terakhir adalah *PETI MATI*

*🕯Waktu sedang  "Jaya*", 
kita merasa banyak teman di sekeliling kita

*🕯Waktu sedang  "Berkuasa*", 
kita percaya diri melakukan apa saja

*🕯Waktu sedang  "Tak Berdaya*", 
barulah kita sadar siapa saja sahabat sejati yang ada

*🕯Waktu sedang  "Jatuh*", 
kita baru sadar selama ini siapa saja teman yang memperalat dan memanfaatkan kita

*🕯Waktu sedang  "Sakit*",  kita baru tahu bahwa sehat itu sangat penting,  jauh melebihi harta

*🕯Manakala  "Miskin*",  kita baru tahu jadi orang harus banyak memberi/menderma dan saling membantu

*🕯Masuk  "Usia Tua*",  kita baru tahu kalau masih banyak yang belum dikerjakan

*🕯Saat  "di Ambang Ajal*", 
kita baru tahu ternyata begitu banyak waktu yang terbuang sia sia

*🕯Hidup tidaklah lama*.
Sudah saatnya kita bersama sama membuat
*HIDUP LEBIH BERHARGA* :
Saling menghargai,
Saling membantu,
Saling memberi,
Saling mendukung, dan
Saling mencintai

*🕯Jadilah teman setia tanpa syarat*💕
Tunjukkanlah bahwa kita masih mempunyai Hati Nurani yang tulus
Apa yang ditabur itulah yang akan dituai

*🕯Allah tidak pernah menjanjikan*
bahwa :
langit itu selalu biru, bunga selalu mekar,  dan mentari selalu bersinar

*🕯Tapi ketahuilah bahwa Allah* :
Selalu memberi pelangi di setiap badai.
Memberi senyum di setiap air mata.
Memberi kasih sayang dan berkah di setiap cobaan, dan
Jawaban di setiap doa.

*🕯Hidup*
Bukanlah suatu tujuan,  melainkan sebuah perjalanan

*🕯Saudaraku*
Indahnya hidup bukan karena banyak orang mengenal kita,  namun berapa banyak orang yang bahagia karena kita.

*✂Jangan pernah menjadi  "gunting"*.
Karena gunting bisa  memotong sesuatu menjadi terpisah,  jadilah *"jarum"*,  meskipun tajam tetapi bisa menyatukan apa yang sudah terpisah.

Semua kebanggaan dan kenikmatan itu hanyalah *SEMENTARA.*

Teruslah dan berbuat kebaikan bagi sesama, agar waktu kita tidak terbuang sia-sia.

Semoga semua makhluk ciptaan dapat mencapai tujuan akhir, *tanah air surgawi yang kekal.*

Semoga bermanfaat untuk kita semua...
آمين يالله يا رب العالمين

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berikut contoh naskah pembawa acara (MC) untuk acara Tasmiyah (Aqiqah dan Pemberian Nama Bayi) dengan susunan yang umum digunakan:

MC: Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, washalatu wasalamu ‘ala asyrafil anbiya-i wal mursalin, wa ‘ala alihi wa ashabihi ajma’in. Amma ba’du. Yang terhormat para alim ulama, tokoh masyarakat, serta seluruh tamu undangan yang dirahmati Allah. Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala, yang telah memberikan nikmat dan hidayah-Nya sehingga kita dapat berkumpul dalam acara Tasmiyah (Aqiqah dan Pemberian Nama Bayi) dalam keadaan sehat wal afiat. Salawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam, beserta keluarga, sahabat, dan kita sebagai umatnya hingga akhir zaman. Hadirin yang berbahagia, Sebelum kita memulai acara, izinkan saya membacakan susunan acara pada hari ini: 1. Pembukaan 2. Pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an 3. Kata Sambutan dari Tuan Rumah 4. Ceramah Singkat tentang Aqiqah dan Pemberian Nama 5. Pembacaan Doa 6. Makan Bersama 7. P...

semanagat KERJANYA

Ibn Khaldun dalam Muqaddimah sudah menulis sebuah hukum sosial yang tragis: "Ketika negara masih kokoh, pajak sedikit namun hasilnya banyak. Tetapi ketika negara lemah, pajak diperbanyak, dan hasilnya justru semakin berkurang. Sebab rakyat tak lagi mampu menanggung beban." Ironinya, teori ini kini terbukti di depan mata. Pajak dinaikkan, subsidi dipangkas, pungutan diperluas, tetapi kesejahteraan rakyat tetap jalan di tempat. Sementara kelas istana justru semakin bugar dengan fasilitas, tunjangan, dan gaya hidup yang tak pernah mengenal kata hemat. Padahal, dalam tradisi fikih, prinsip penarikan pajak harus berlandaskan keadilan (al-‘adl fi at-taklīf). Imam al-Mawardi dalam al-Ahkām as-Sulthāniyyah menegaskan, harta rakyat tidak boleh dipungut kecuali dengan hak yang jelas dan untuk kemaslahatan yang nyata. Sebab itu, ‘Umar bin Khattab RA menolak menambah beban rakyat meskipun kas negara menipis, dengan kalimat yang tegas: "Aku tidak akan mempertemukan mereka...

CONTOH UNDANGAN SHALAT JENAZAH

_*UNDANGAN SHALAT JENAZAH *===========================* *إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَِـــــــــــيْهِ رَاجِـــــــــــعُون* *_TELAH MENINGGAL DUNIA SEORANG PEREMPUAN :_* *NAMA : .................* *UMUR : ...................*  *ALAMAT : ................)*  *KELUARGA : ..............* *MENINGGAL DUNIA : KAMIS, 13 RABIUL AWAL 1445 H / 28 SEPTEMBER 2023 M. JAM : 03.00 WITA.* *DI SHALATKAN PADA : KAMIS, 13 RABIUL AWAL 1445 H / 28 SEPTEMBER 2023 M.*  *WAKTU : BA'DA SHALAT MAGRIB.* *TEMPAT : RUANG INDUK MASJID * *DIMAKAMKAN : ALKAH KELUARGA, * *ATAS NAMA KELUARGA MENGUCAPKAN TERIMA KASIH IKUT MENSHALATKAN JENAZAH, MOHON MAAF ATAS KESALAHAN SEMASA HIDUP DAN BILA ADA TERKAIT HUTANG PIUTANG SEGERA HUBUNGI PIHAK KELUARGA* *اللهم اغفر لها، وارحمها وعافها، واعف عنها، ووسع مدخلها، واغسلها بالماء والثلج والبرد، ونقها من الخطايا كما ينقى الثوب الأبيض من الدنس، وأبدلها دارا خيرا من دارها، وأهلا خيرا من أهلها، وأدخلها الجنة، وقها فتنة القبر وعذاب النار* *جزا كم الله خيرا*